ANAMBAS — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Anambas, Ny. Sinta Aneng, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas dan seluruh rakyat Indonesia.
Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Ny. Sinta Aneng mengajak masyarakat tidak hanya memaknai kemerdekaan sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai amanah yang harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kemerdekaan bukan sekadar terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan adalah tentang bagaimana kita mampu mengisi kebebasan dengan tanggung jawab, menjaga persatuan, menghormati sesama, dan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi generasi hari ini dan generasi yang akan datang,” ujar Ny. Sinta Aneng.
Menurutnya, kemerdekaan memberikan kesempatan bagi setiap anak bangsa untuk mengambil bagian dalam pembangunan dan memberikan kontribusi terbaik sesuai perannya. Kemajuan, kata dia, harus dapat dirasakan secara bersama dan tidak hanya dinikmati oleh sebagian masyarakat.
Ia menegaskan, nilai-nilai kemerdekaan tidak hanya dibangun melalui kebijakan maupun pembangunan fisik, tetapi juga dimulai dari lingkungan paling mendasar, yakni keluarga.
“Kemerdekaan juga harus kita hadirkan di dalam rumah. Rumah harus menjadi tempat pertama bagi seorang anak untuk mengenal kasih sayang, kejujuran, tanggung jawab, penghormatan dan persatuan. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang kuat, dan dari masyarakat yang kuat akan tumbuh bangsa yang kokoh,” ungkapnya.
Ny. Sinta Aneng menilai keluarga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian dan rasa cinta terhadap tanah air.
Kemerdekaan juga, lanjutnya, berarti memberikan ruang bagi setiap anggota keluarga untuk tumbuh, bermimpi dan berkontribusi. Orang tua memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan dan teladan, sementara generasi muda berkewajiban menjaga nilai-nilai luhur bangsa serta membawa Indonesia melangkah lebih jauh.
Dalam kehidupan bermasyarakat, ia mengajak warga Anambas menjadikan momentum kemerdekaan sebagai energi untuk memperkuat gotong royong, kepedulian sosial dan persaudaraan.
“Di tengah perbedaan, jangan sampai kita kehilangan persaudaraan. Kemerdekaan mengajarkan kita bahwa Indonesia dibangun bukan oleh satu orang, bukan oleh satu kelompok, melainkan oleh kebersamaan. Karena itu, mari kita rawat persatuan sebagaimana kita menjaga sesuatu yang paling berharga dalam kehidupan kita,” pesannya.
Sebagai daerah kepulauan dan wilayah perbatasan, menurutnya, Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki semangat perjuangan tersendiri. Laut yang luas bukan menjadi pemisah, melainkan penghubung antarmasyarakat, pulau, budaya dan cita-cita pembangunan.
Karena itu, ia mengajak seluruh keluarga di Anambas memanfaatkan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI untuk memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kepedulian sosial, mendukung pendidikan anak, menjaga lingkungan dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal yang mungkin terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya memiliki makna besar: membesarkan anak dengan kasih sayang, menghormati orang tua, membantu sesama, menjaga lingkungan, bekerja dengan jujur, menjalankan tanggung jawab dan tidak pernah berhenti berharap untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus menjadi bagian dari gerakan yang memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan manusia dan daerah.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga sekaligus menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat. Dari keluarga, berbagai nilai kehidupan dapat ditanamkan dan diwariskan kepada generasi penerus.
Menutup pesannya, Ny. Sinta Aneng mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas menjadikan kemerdekaan sebagai perjalanan bersama, bukan sekadar perayaan setiap 17 Agustus.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita terus melangkah dengan hati yang merdeka, pikiran yang terbuka dan semangat yang tidak pernah padam. Merdeka bukan hanya tentang masa lalu yang kita kenang, tetapi tentang masa depan yang harus kita perjuangkan.”
“Dari keluarga yang harmonis, lahir masyarakat yang kuat. Dari masyarakat yang bersatu, lahir daerah yang maju. Dan dari daerah-daerah yang kuat dan bersatu, kita wujudkan Indonesia yang benar-benar berdaulat, adil dan makmur.”
Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Merdeka! Merdeka! Merdeka! (Slv)















