Kapal Kayu Kim Sejahtera Bahari Diduga Overload hingga Miring di Perairan Batam

Minggu, 30 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 807

BATAM, KEPRI — Sebuah kapal kayu jenis pompong Kim Sejahtera Bahari 89 GT 134 No. 1638 PP/e: 2026 PPF No. 1150/L diduga berlayar dengan muatan berlebih hingga kondisi kapal terlihat miring di perairan Kepri.

Informasi tersebut diterima redaksi dari seorang nelayan yang mengaku melihat kondisi kapal saat melintas di kawasan perairan tersebut.

Menurut sumber, kemiringan kapal diduga akibat muatan yang cukup banyak. Kapal disebut membawa barang-barang ekspedisi yang hingga kini belum diketahui secara pasti jenis maupun kelengkapan dokumen kepabeanannya.

“Kapalnya terlihat miring karena muatan berlebih. Kemungkinan aktivitas mereka melalui pelabuhan tikus,” ungkap sumber kepada redaksi.

Informasi yang diterima redaksi juga menyebutkan, muatan kapal diduga berisi berbagai barang bahan bangunan, rokok, minuman beralkohol (mikol) dan lainnya.

Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena belum ada pemeriksaan resmi terhadap kapal maupun muatannya oleh instansi berwenang.

Kondisi ini menjadi perhatian karena selain menyangkut dugaan kelebihan muatan, legalitas barang yang diangkut juga perlu dipastikan. Apalagi jika benar terdapat barang yang masuk atau keluar melalui jalur tidak resmi tanpa memenuhi ketentuan kepabeanan dan perpajakan.

Redaksi mendorong Bea Cukai, Syahbandar, TNI AL dan Polairud melakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut untuk memastikan dokumen pelayaran, kapasitas muatan serta legalitas barang yang diangkut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola kapal maupun instansi terkait mengenai dugaan tersebut.

Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam informasi ini. (Red)

Berita Terkait

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid, General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton dan Penumpang Capai 7,5 Juta Orang
BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik
RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital
BP Batam Resmi Buka Kembali Jalan Gajah Mada Lebih Cepat dari Target
BP Batam dan UIB Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan Rumah Sakit Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:42 WIB

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid, General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton dan Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:45 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru

Batam

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 07:57 WIB