Komite Rakyat Bersatu Unjuk Rasa | Meminta Presiden Jokowi Ambil Alih Kasus Tanah di Sumut

Rabu, 2 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KRB Unjuk Rasa Di DPRD Sumut Massa Meminta Presiden Jokowi Ambil Alih Kasus Tanah Di Sumut

Medan – Komite Rakyat Bersatu (KRB) melakukan unjuk rasa didepan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut). Mereka menilai gubernur dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak mampu menyelesaikan tanah yang ada di Sumut.

Dengan membawa poster Presiden Jokowi dan membentang spanduk bertuliskan “Kami mohon Presiden Jokowi distribusikan tanah untuk rakyat”, masyarakat petani ini meminta DPRD Sumut untuk mendengarkan aspirasi yang mereka tuntut.

Koordinator aksi, Johan Merdeka mengatakan, pihaknya meminta agar pemerintah mencabut hak guna usaha (HGU) Perkebunan dengan luas lahan 5.873,08 hektare (Ha).Sebab, tanah tersebut merupakan perjuangan reformasi dan rakyat.

“Ingat, bukan perjuangan Gubernur Sumut, tangkap mafia tanah yang ada di Pemprov Sumut dan Kanwil ATR/BPN Sumut,” kata Johan saat diwawancarai di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (2/2/2022).

Johan menilai, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan BPN gagal dalam menyelesaikan persoalan tanah rakyat dengan kebun negara yang meliputi PTPN 1, 2 dan 4.

Pihaknya meminta Presiden Jokowi mengambil alih penyelesaian tanah di Sumut, terutama lahan eks HGU PTPN-2 seluas 5.873,06 Ha.

“Kami meminta DPRD Sumut agar melakukan evaluasi sebagai wakil rakyat dan lembaga kontrol terhadap kinerja tim inventarisasi tanah eks HGU yang dibentuk Gubernur Sumut.

Laksanakan PP (Peraturan Pemerintah) tentang reformasi agraria terhadap tanah yang diduduki dan diusahai rakyat agar redistribusi,” ungkapnya.

Pantauan wartawan, unjuk rasa yang berlangsung mendapat pengawalan ketat dari kepolisian. Massa aksi juga tetap mentaati protokol kesehatan (Prokes).

Aksi juga ditanggapi oleh sejumlah anggota DPRD Sumut. Ketua Komisi A, Hendro Susanto dari Fraksi PKS, Penyabar Nakhe dari Fraksi PDI-P, Subandi dari Fraksi Gerindra menampung aspirasi pengunjuk rasa tersebut.

(Marlen.S)

#unjukrasa
#dprdsumut
#presidenjokowi
#kasustanah

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa
Komisi VI DPR RI Apresiasi Kinerja BP Batam: Dukung Penguatan Anggaran dan Percepatan Program Investasi Tahun 2027
Wakil Ketua I Dprd Batam Hadiri Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam
Ketua DPRD Batam Terima Aspirasi Mahasiswa, Siap Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat
Firmansyah Apresiasi Layanan Rahn BRK Syariah, Perkuat Akses Pembiayaan Masyarakat Batam
Batam Tegas Berantas Komplotan Rayap Besi Perusak Fasilitas Publik
Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Amsakar Getarkan Hati Jemaah Lewat Puisi “Jabal Uhud”
Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:17 WIB

Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:42 WIB

Komisi VI DPR RI Apresiasi Kinerja BP Batam: Dukung Penguatan Anggaran dan Percepatan Program Investasi Tahun 2027

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Wakil Ketua I Dprd Batam Hadiri Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:11 WIB

Ketua DPRD Batam Terima Aspirasi Mahasiswa, Siap Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:50 WIB

Firmansyah Apresiasi Layanan Rahn BRK Syariah, Perkuat Akses Pembiayaan Masyarakat Batam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!