LANCANGKUNINGNEWS.COM, JAKARTA 5/02/2020 – Terkait pengakuan Gus Nuril menjaminkan dirinya untuk Ketua LSM GMBI, Ade Surnaga alias Bang Naga (sapaan akrab), Sekretaris LSM GMBI Distrik Jakarta utara, Membenarkan bahwa beliau adalah ayah angkat dari ketua umum DPP LSM GMBI saat ditemui tim awak media dikantor sekretariat GMBI Distrik Jakarta Utara, Rabu, 02,02,2022 Malam
Berawal dari penyampaian aspirasi di PT ICHII di kawasan Industri KIIC, kejadian tersebut berlangsung secara kondusif di hadiri juga oleh beberapa LSM dan Ormas lainnya. ketika anggota sedang istirahat, ada beberapa anggota sedang mencari makan dan mencari ATM, tiba tiba terjadi pengeroyokan pada anggota GMBI sehingga satu orang anggota tewas bernama Achmad Sudir, Kadiv Pam rembang.
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah PT-Ichii.jpg
PT Ichii Industries Indonesia Kerawang
“Aksi di PT Ichii kami diterima mediasi, pada saat medasi ada anggota makan, saat melintasi di sekitar wilayah resinda, disitu ada beberapa LSM dan Ormas lain, tiba- tiba terjadi pengeroyokan pada anggota kami sehingga satu anggota meninggal dunia dan anggota lainnya luka luka, padahal disana ada pihak kepolisian namun tindakannya pasif” kata Bang Naga.
Bang Naga juga menambahkan bahwa sebelumnya tidak ada terjadi bentrokan dan sudah dinyatakan kondusif , itu pun di akui oleh pihak polres setempat. setelah terjadi pengeroyokan sehingga menimbulkan korban di anggota GMBI, beberapa media memberitakan bahwa telah terjadi bentrokan
” Aksi di PT Ichii sebelumnya tidak ada bentrokan, dan di akui juga oleh pihak polres, karena disana bukan hanya GMBI saja yang hadir tetapi ada ormas dan LSM lain disana, dan dinyatakan kondusif, maka dari itu kami meyakini ada aktor intelektual dibalik kasus pembunuhan” menurut bang Naga
Dan terkait Aksi Demo yang sempat ricuh merupakan Aksi solidaritas di Polda Jawa Barat, menuntut keadilan dan meminta kepastian hukum karena kasus di kerawang adalah pelimpahan dari Polres kerawang ke Polda Jawa barat pada tanggal 27 Januari 2022, kejadian ini bukan pertama kali, demo pertama kali di hadiri oleh ketum namun kondusif
“Demo kemarin merupakan aksi solidaritas untuk meminta kepastian hukum dan keadilan karena dilimpahkan dari polres kerawang ke polda jawa barat, demo kemarin adalah aksi demo kedua dan tidak ada Ketua Umum karena ketua umum sedang menghadiri rapat koordinasi diwilayah tanggerang” Kata Bang Naga
Bang naga meyakini dan bahkan Gus Nuril sebagai ayah angkat Fauzan Rahman, ketum DPP GMBI juga meyakini ada penyusup terhadap Oknum yang ingin membenturkan serta menjelek-jelekan nama baik LSM GMBI.
Bang Naga menuturkan bahwa LSM GMBI ini adalah LSM yang sangat nasionalis, yang membantu masyarakat serta visi & misi GMBI adalah membantu masyarakat yang terzholimi. Bang Naga mewakili dari LSM GMBI Jakarta Utara juga meminta maaf atas kejadian tersebut dan di pastikan di luar rencana dan ada penyusup didalamnya
Bang Naga berharap kepada instansi kepolisian dalam penanganan kasus ini tidak timbang pilih, karena ada aktor intelektual dibalik pembunuhan yang menghilangkan nyawa seseorang tidak ditangkap, sedangkan Ketum yang tidak ada dilokasi pada saat Aksi Demo kemarin di tangkap dan di jadikan tersangka padahal harusnya ada klarifikasi terlebih dahulu.
” saya berharap kepada instansi kepolisian dalam menangani kasus ini tidak timbang pilih, karena kami yakin ada aktor Intelektual tidak di tangkap yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang , sedangkan ketum yang tidak ada dilokasi, ditangkap dan dijadikan tersangka tanpa adanya klarifikasi terlebih dahulu”ujar naga
penangkapan ketua umum saat ditanggerang berada dihotel selepas rapat koordinasi di tanggerang, bukanlah penangkapan. Bahkan Fauzan Rahman sebagai ketum bertanggung jawab terhadap anggotanya karena ada bukti cctv dilokasi. namun pemberitaan media bahwa ketum di tangkap dirumahnya. maka bang naga meminta kepada pihak awak media agar lebih mengkaji lagi agar analisa bisa lbih tajam dan bukan maksud untuk menggurui awak media.
” penangkapan ketum bukanlah penangkapan, karena ketum orang yang bertanggung jawab terhadap anggotanya kami bisa buka cctv saat ketum di jemput di hotel tersebut selepas rapat koordinasi. jadi kami meminta kepada kawan kawan media untuk mengkaji lagi agar analisa bisa lebih tajam dan bukan bermaksud untuk menggurui kawan kawan media” tambahnya.
sampai berita ini diterbitkan bang Naga, Sekdis LSM GMBI Jakarta utara meminta agar pihak kepolisian bisa menangani kasus ini tanpa timbang pilih dan berharap diberikan penangguhan kepada Fauzan Rahman dikarenakan sedang dalam keadaan sakit.(arry Kurniawan)















