SIM Gratis, DPC PROJO Karimun Soroti Visi-Misi Paslon Nomor 2 Bupati dan Wakil Karimun

Senin, 18 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lancangkuningnews.com. Karimun – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PROJO Kabupaten Karimun menyampaikan kritik tajam terhadap visi dan misi pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Karimun nomor urut dua, Muhammad Firmansyah dan Ery Suandi. Dalam orasi kampanyenya, Cabup Muhammad Firmansyah yang akrab disapa Bang Firman menyebutkan bahwa visinya adalah mewujudkan Kabupaten Karimun yang maju, berdaya saing, dan sejahtera berlandaskan iman dan takwa.

Bang Firman juga menjanjikan sepuluh program unggulan, di antaranya nikah gratis, kesehatan gratis, pendidikan gratis, 1.000 SIM gratis per tahun, bantuan langsung tunai untuk janda dan lanjut usia, serta pembukaan lapangan kerja.

Namun, Ketua DPC PROJO Karimun, Wisnu Hidayatullah, mempertanyakan program SIM gratis yang diusung Firman-Ery. Menurut Wisnu, pembuatan SIM adalah kewenangan penuh Kepolisian, bukan pemerintah daerah.

“Bang Firman ini mau jadi Bupati atau Kapolres? Karena kewenangan SIM gratis itu ada di Kepolisian. Kalau tidak paham, kami bisa bantu menjelaskan,” ujar Wisnu dalam keterangannya.

Wisnu menyoroti bahwa penggratisan biaya pembuatan SIM sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Presiden (PP) Nomor 76 Tahun 2020. Peraturan ini memungkinkan penggratisan biaya SIM bagi masyarakat tidak mampu atau dalam kondisi tertentu. Namun, kewenangan tersebut sepenuhnya berada di tangan Kepolisian, bukan pemerintah daerah.

“Kalau pemerintah daerah mau menggratiskan, harus jelas bagaimana mekanismenya. Apakah bekerjasama dengan Polri, atau pemerintah daerah yang menanggung biayanya? Kalau benar 1.000 SIM per tahun, siapa saja yang berhak? Jangan sampai hanya menguntungkan kelompok tertentu,” tegas Wisnu.

Ia juga meminta Paslon nomor dua memberikan program yang lebih realistis dan terarah demi kemajuan Kabupaten Karimun. Menurut Wisnu, janji SIM gratis tanpa kejelasan mekanisme hanya akan membuat masyarakat bingung dan terkesan menyesatkan.

“SIM gratis itu kewenangan Kepolisian, bukan kewenangan pemerintah daerah. Jadi, bersikaplah bijak ,” pungkas Wisnu.

Kritik ini menjadi perhatian publik menjelang Pilkada Karimun, mengingat masyarakat berharap program-program yang diusung Paslon benar-benar relevan dan berdampak positif bagi pembangunan daerah. (ED)

Berita Terkait

Bapenda Batam Perkuat Sinergi Optimalisasi Opsen PKB dan BBNKB untuk Tingkatkan PAD
Bupati Anambas Lantik 120 PNS, Tekankan Disiplin dan Inovasi dalam Bekerja
Laka Tunggal di Jalan Kubang Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan Berkendara
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Camat Siantan Bersama Masyarakat Perkuat Ukhuwah dan Nilai-Nilai Keagamaan
Bersama Insan Pers, Bupati dan Wakil Bupati Publikasikan Keindahan Rafflesia Hasseltii
Bupati dan Media Bersatu dalam Aksi Lintas Agama, Wujudkan Anambas yang Harmonis
Misteri Rumah Rehabilitasi di Palm View, Tak Tercatat di Kelurahan, Siapa Pengelolanya?
Bupati Aneng Serahkan Bantuan Hand Traktor pada Panen Raya Padi Sawah di Pesisir Timur

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:58 WIB

Bapenda Batam Perkuat Sinergi Optimalisasi Opsen PKB dan BBNKB untuk Tingkatkan PAD

Senin, 15 Juni 2026 - 15:59 WIB

Bupati Anambas Lantik 120 PNS, Tekankan Disiplin dan Inovasi dalam Bekerja

Senin, 15 Juni 2026 - 15:23 WIB

Laka Tunggal di Jalan Kubang Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan Berkendara

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:18 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Camat Siantan Bersama Masyarakat Perkuat Ukhuwah dan Nilai-Nilai Keagamaan

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:23 WIB

Bersama Insan Pers, Bupati dan Wakil Bupati Publikasikan Keindahan Rafflesia Hasseltii

Berita Terbaru

error: Content is protected !!