Batam – Sebanyak 67 atlet jujitsu dari berbagai daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengikuti Spider Challenge Kejuaraan Jujitsu Antar Dojo se-Provinsi Kepri yang digelar di Mall Botania 2, Kota Batam, Sabtu (1/8/2026).
Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang pemanasan sekaligus seleksi bagi atlet-atlet terbaik yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri yang akan berlangsung di Kota Tanjungpinang pada November 2026.
Peserta berasal dari sejumlah pengurus cabang (Pengcab) Jujitsu di Kepri, di antaranya Kota Batam, Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Karimun, dan Lingga. Adapun nomor pertandingan yang diperlombakan meliputi berbagai kelas usia, mulai dari kelompok usia 12 tahun hingga usia 16 tahun dengan beberapa kategori berat badan.
Ketua Panitia Spider Challenge, Habibi, mengatakan kejuaraan ini bertujuan mencari bibit atlet potensial yang nantinya akan mengikuti seleksi Porprov Kepri. Selain menguji kemampuan teknik, para atlet juga dinilai dari kesiapan mental saat bertanding.
“Melalui kejuaraan ini kami ingin menjaring atlet-atlet terbaik yang nantinya akan dipersiapkan menghadapi Porprov Kepri. Mereka diuji baik dari sisi teknik maupun mental bertanding,” ujar Habibi.
Ia juga menjelaskan, kejuaraan tersebut turut diikuti perwakilan prajurit dari Batalyon Infanteri TP 849 Beladau Sakti Kabupaten Lingga. Setelah mengikuti pertandingan, para prajurit tersebut diharapkan dapat menjadi pelatih jujitsu di satuan masing-masing.
Sementara itu, Ketua KONI Kepri, Usep RS, yang membuka secara resmi kejuaraan tersebut memberikan apresiasi kepada Pengurus Provinsi Jujitsu Kepri atas terselenggaranya event berskala provinsi tersebut.
Menurutnya, kejuaraan seperti ini sangat penting sebagai wadah pencarian bakat atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov Kepri maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang.
Usep menilai cabang olahraga jujitsu telah memberikan kontribusi positif bagi prestasi olahraga Kepri, termasuk dalam perolehan medali pada PON Aceh-Sumatera Utara.
Meski tergolong sebagai cabang olahraga yang relatif baru berkembang di Kepri, menurutnya jujitsu kini semakin diminati kalangan muda dan telah berkembang di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Kepri.
“Kami berharap Jujitsu Kepri terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Kejuaraan Spider Challenge diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus memperkuat persiapan kontingen Kepri menghadapi berbagai kejuaraan olahraga pada masa mendatang.(DN)
Penulis : Dino
Editor : ochtian S Reza















