Pulihkan Hubungan dengan Nelayan, Tambak Udang di Jembatan 6 Salurkan Bantuan untuk Warga Pulau Nguan

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 684

Batam, Lancangkuningnews.com             – Untuk memulihkan hubungan dengan masyarakat, khususnya nelayan tradisional, pihak tambak udang yang beroperasi di sekitar Jembatan 6 Barelang mulai menyalurkan bantuan sosial kepada warga Pulau Nguan, Kecamatan Galang.

Langkah ini diambil menyusul protes warga yang menyoroti pencemaran laut akibat limbah tambak. Para nelayan mengaku hasil tangkapan mereka menurun drastis sejak air laut tercemar, yang diduga berasal dari limbah tambak udang tersebut. Hal ini berdampak langsung pada penghidupan mereka sebagai nelayan tradisional.

Menanggapi hal itu, pemilik tambak udang, Bapak Park, mengakui sempat terjadi kebocoran tanggul Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) akibat curah hujan tinggi. Akibatnya, air limbah dari kolam tambak mengalir ke laut tanpa penyaringan.

“Benar, tanggul IPAL kami sempat jebol saat musim hujan, namun sudah kami perbaiki sejak seminggu lalu. Kami berkomitmen tidak membuang limbah ke laut dan akan terus menjaga lingkungan,” ujarnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan itikad baik, perusahaan tambak akan menyalurkan bantuan sembako kepada seluruh warga Pulau Nguan dalam waktu dekat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan warga.

Warga menyambut baik langkah tersebut dan mengapresiasi sikap terbuka dari pihak tambak. Namun, mereka tetap berharap adanya pengawasan dari pihak Polda Kepri agar komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan dan memperhatikan masyarakat tetap terjaga.

“Laut adalah sumber kehidupan kami. Jika tercemar, dampaknya jangka panjang bagi kesejahteraan warga,” tegas seorang nelayan.

Langkah kolaboratif antara masyarakat, perusahaan, dan aparat penegak hukum menjadi kunci penting dalam menjaga harmoni dan keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir.

Berita Terkait

Bertabur Tokoh, PJS Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan di Batam
Jelang Rakernas III PJS, Menko Pangan Zulkifli Hasan Tiba di Batam, Disambut Ketum PJS
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid, General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton dan Penumpang Capai 7,5 Juta Orang
BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:09 WIB

Bertabur Tokoh, PJS Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan di Batam

Selasa, 3 November 2026 - 17:30 WIB

Jelang Rakernas III PJS, Menko Pangan Zulkifli Hasan Tiba di Batam, Disambut Ketum PJS

Senin, 2 November 2026 - 12:47 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:42 WIB

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Berita Terbaru