Kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Lonsor Akibat Cut n Fill (ket/photo)

Lokasi Lonsor Akibat Cut n Fill (ket/photo)

Views: 614

Batam – Praktik penjualan kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil, Kecamatan nongsa, masih terjadi.

Terpantau aktivitas kegiatan pembuatan kavling ilegal di wilayah kabil kota Batam Batam Jumat ( 11/9/2026 ).

Satu unit excavator warna hijau aktif beroperasi hari setiap hari melakukan kegiatan cut and fill untuk merapihkan lahan disekitar wilayah tersebut.

Informasi yang di dapat dari masyarakat kegiatan tersebut dilakukan oleh Rian dan Juliana. ” Itu aktifitas perapihan lahan yang akan dibuat kavling kavling, kerjaan nya Rian sama Juliana , kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kavling dilokasi tersebut dijual dengan harga berbeda-beda” ungkapnya lagi.

Sesuai aturan yang diterapkan oleh BP Batam jelas kegiatan tersebut melanggar aturan, pembuatan dan penjualan kavling seperti itu jelas ilegal, apalagi kegiatan pembuatan kavling tersebut dilakukan persis di bawah bukit tepat diatasnya adalah komplek perumahan.

Untuk diketahui bahwa BP Batam mewajibkan Syarat utama pengajuan Izin Pematangan Lahan meliputi dokumen pertanahan, fatwa planologi, hingga rencana teknis tata letak tanah, jika kegiatan pematangan lahan tanpa melengkapi syarat tersebut tentunya kegiatan tersebut melanggar aturan dan dapat berakibat fatal, berdampak pada lingkungan bahkan merugikan warga sekitar.

Ketua RT 004 RW 018 Kavling Nusa Jaya Bida Kabil, Sarbiti ketika dikonfirmasi mengaku tidak terlibat dalam pembuatan kavling di lokasi tersebut.

“Lahan dibawah dijadikan lahan untuk kavling, itu kami RT RW tidak tahu menahu,”tegasnya

Sarbiti mengatakan bahwa awalnya lokasi tersebut merupakan areal relokasi penggusuran dari Tanjung Uma Batam.

“Awalnya untuk relokasi penggusuran Tanjung Uma, tapi saat ini beralih dikelola oleh perorangan,”terangnya.

Masih keterangan dari ketua RT Sarbiti, bahwa masuknya excavator ke lokasi tersebut awalnya meminta ijin hanya untuk memperbaiki jalan, namun disalah gunakan malah untuk membuat kavling. dulu aktifitas tersebut pernah dia hentikan karena akibat pekerjaan ilegak tersebut pernah terjadi longsor.

” Komplek atas itu pernah longsor akibat kerjaan pengerukan beko tersebut, ” Ungkap nya lagi

Perlu pengawasan serius dari instansi terkait untuk kegiatan ilegal seperti ini, karena disamping merusak lingkungan juga akan sangat membahayakan bagi jiwa masyarakat setempat dikemudian hari.

Masyarakat hendaklah bijak jangan tergiur harga murah pembelian kavling apalagi biasanya penjual tidak bisa memberikan legaitas yg jelas baik dokumen kepemilikan lahan juga dokumen pembelian yang sah.

Berita Terkait

Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center
Rizki Faisal Apresiasi Respons Aparat Tangani Bentrokan Setokok, Minta Polda Kepri dan Polresta Barelang Cegah Konflik Susulan
Pemkab Anambas Dukung Festival Permainan Rakyat, Gasing dan Batu Dokong Kembali Bergema
Pasca Bentrokan Setokok Batam, Polisi dan Keluarga Flores Kepri Sepakat Jaga Kamtibmas
BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun
Tinjau Latihan Cabor Dayung, KONI Anambas Optimis Raih Medali di Porprov VI Kepri 2026
Asap Karhutla Kalimantan Pengaruhi Batam, Kadis Kominfo Imbau Warga Pakai Masker
Pemkab Anambas Gandeng BRK Syariah Perkuat Kesiapan BPBD Hadapi Bencana

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:45 WIB

Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center

Rabu, 16 September 2026 - 09:35 WIB

Kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil Kembali Jadi Sorotan

Selasa, 15 September 2026 - 23:24 WIB

Rizki Faisal Apresiasi Respons Aparat Tangani Bentrokan Setokok, Minta Polda Kepri dan Polresta Barelang Cegah Konflik Susulan

Selasa, 15 September 2026 - 20:56 WIB

Pemkab Anambas Dukung Festival Permainan Rakyat, Gasing dan Batu Dokong Kembali Bergema

Selasa, 15 September 2026 - 19:16 WIB

Pasca Bentrokan Setokok Batam, Polisi dan Keluarga Flores Kepri Sepakat Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!