Bentuk Project Perubahan Ketahanan Pangan, Polda Kepri Gandeng APPEKNAS Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 638

Batam, – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) menggandeng Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (APPEKNAS) dalam pembentukan proyek perubahan ketahanan pangan maritim di wilayah perbatasan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rupatama Polda Kepri, Selasa (26/8/2025).

Inisiatif tersebut lahir dari Kepala Bidang Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, yang saat ini tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I    (PKN I) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

“Fokus proyek perubahan ini adalah membentuk kelompok kerja lintas sektor yang melibatkan Polri, OPD Pemprov Kepri, akademisi, pelaku usaha APPEKNAS, HNSI, hingga media. Kelompok kerja ini akan memiliki sekretariat bersama yang mengintegrasikan data pangan di Kepri,” jelas Kombes Arsyad.

Sebagai langkah awal, akan di bentuk pilot project Kampung Pangan Laut (Kapal) yang berfokus pada pendampingan nelayan, peningkatan branding produk lokal, serta pembangunan ekosistem ketahanan pangan maritim yang kolaboratif dan partisipatif di wilayah perbatasan.

Kabid Business Development APPEKNAS, Karina Sembiring, mengungkapkan pihaknya mendukung program pemerintah visi asta cita Presiden Prabowo Subianto terkait penyediaan 3 Juta rumah hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Selain pangan, kebutuhan papan menjadi prioritas. Data Kementerian PUPR menunjukkan kebutuhan rumah di Indonesia mencapai 10–12 juta unit dengan pertumbuhan sekitar 800 ribu hingga 1 juta unit per tahun. Banyak masyarakat pesisir masih tinggal di permukiman kumuh atau tidak layak huni,” jelas Karina.

APPEKNAS mendorong program penyediaan rumah terjangkau dengan skema KPR bunga rendah, subsidi pembiayaan, serta dukungan infrastruktur seperti jalan, listrik, dan air bersih. Dengan begitu, kualitas hidup masyarakat pesisir dapat meningkat sekaligus mendorong terciptanya lapangan kerja dan industri pendukungnya.

Program kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan maritim sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat perbatasan melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan kepolisian.

Berita Terkait

SKK Migas-KKKS Perkuat Kolaborasi Media untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional
Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi
Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026
Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang
Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center
Kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil Kembali Jadi Sorotan
Rizki Faisal Apresiasi Respons Aparat Tangani Bentrokan Setokok, Minta Polda Kepri dan Polresta Barelang Cegah Konflik Susulan
Pemkab Anambas Dukung Festival Permainan Rakyat, Gasing dan Batu Dokong Kembali Bergema

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:47 WIB

SKK Migas-KKKS Perkuat Kolaborasi Media untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 21:07 WIB

Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi

Rabu, 16 September 2026 - 20:37 WIB

Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 September 2026 - 20:05 WIB

Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang

Rabu, 16 September 2026 - 09:45 WIB

Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center

Berita Terbaru

error: Content is protected !!