Batam – Perguruan pencak silat Ciung Wanara Tunggal Persaudaraan “Setia Hati” menggelar kegiatan halalbihalal yang dirangkaikan dengan peringatan milad ke-7, Sabtu (18/4/2026), di Fasum RT 001/RW 004, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

Kegiatan ini dihadiri Camat Sekupang Ersan bersama Ketua TP-PKK, Lurah Tanjung Pinggir beserta istri, Kanit Intel Polsek Sekupang bersama anggota, perangkat RT/RW, orang tua siswa, serta masyarakat sekitar.
Ketua Umum Ciung Wanara Tunggal, May Sandra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperingati perjalanan perguruan yang telah memasuki usia ke-7 tahun.
Ia menjelaskan, Ciung Wanara mulai berdiri di Batam sejak tahun 2019, dibawa oleh Abah Guru Aba Yandri Al-Mizah.
Hingga saat ini, jumlah siswa telah mencapai sekitar 93 orang yang tersebar di Kecamatan Sekupang.
“Alhamdulillah, Ciung Wanara terus berkembang. Terbaru, kami mengikuti ajang WJKC dan berhasil meraih peringkat ke-6 dari 64 perguruan se-Kepulauan Riau,” ujar May Sandra.
Ia berharap ke depan Ciung Wanara Tunggal dapat terus meningkatkan prestasi hingga ke tingkat nasional maupun internasional serta mampu mengharumkan nama daerah.
Untuk agenda selanjutnya, pihaknya telah merencanakan uji tanding persahabatan bersama perguruan Kera Sakti dan Setia Hati, yang akan dilaksanakan setelah mendapat izin dari pihak WJKC.
May Sandra juga menegaskan, Ciung Wanara memiliki empat pilar utama dalam pembinaan anggotanya, yakni sholat bagi yang muslim, sholawat, silaturahmi, dan silat. Anggota perguruan berasal dari berbagai kategori usia, mulai dari usia dini hingga dewasa.
Dalam hal prestasi, Ciung Wanara juga telah menorehkan capaian hingga tingkat nasional, termasuk keikutsertaan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) dengan perolehan medali.
Sementara itu, Camat Sekupang, Ersan, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyampaikan bahwa dirinya telah mengikuti perkembangan Ciung Wanara sejak awal berdiri.
“Alhamdulillah, sejak 2019 hingga kini memasuki tujuh tahun perjalanan, Ciung Wanara terus menunjukkan perkembangan yang baik. Semoga ilmu yang diajarkan mampu membentuk generasi yang membanggakan keluarga dan daerah,” ujarnya.
Ia berharap di usia ke-7 ini, Ciung Wanara semakin diberkahi, terus berkembang, serta mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah dari tingkat RT/RW hingga kota.
Sebagai rangkaian kegiatan, acara ini akan dilanjutkan pada Minggu (19/4/2026) dengan pertandingan persahabatan antara perguruan pencak silat Ciung Wanara dan Kera Sakti. (Bd)















