Menuju Smart City, Amsakar Dorong Integrasi Digital Lewat HLM TP2DD 2026

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 638

Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Batam Tahun 2026 yang digelar di Harris Hotel Batam Centre, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam mengonsolidasikan arah kebijakan sekaligus menyusun peta jalan (roadmap) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Kota Batam periode 2026–2030.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan utama dalam tata kelola pemerintahan modern. Pemanfaatan teknologi informasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kecepatan pelayanan publik, sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dari sisi infrastruktur, digitalisasi di Batam sangat memungkinkan dan tidak begitu sulit untuk diterapkan. Masyarakat Batam juga sudah sangat familiar dengan teknologi, bahkan rata-rata memiliki lebih dari satu perangkat komunikasi,” ujar Amsakar.

Keterangan photo : Wali Kota Batam dan Sekban Bapenda Batam

Ia menambahkan, implementasi digitalisasi melalui kebijakan seperti tapping box dan transaksi non-tunai telah menunjukkan hasil positif terhadap peningkatan PAD. Oleh karena itu, forum HLM TP2DD diharapkan mampu melahirkan gagasan yang tidak hanya konstruktif, tetapi juga implementatif.

Kami berharap forum ini menghasilkan pemikiran yang bisa dituangkan dalam program nyata dan dapat diimplementasikan secara langsung untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah,” katanya.

Amsakar juga menyebutkan bahwa tingkat kemandirian fiskal Kota Batam saat ini tergolong baik, dengan kontribusi PAD mencapai sekitar 57 persen dari total APBD. Capaian ini menempatkan Batam pada posisi lima besar secara nasional dalam kategori kemandirian fiskal.

Kita bersyukur, tata kelola keuangan daerah Batam sudah cukup baik. Ke depan, melalui digitalisasi yang lebih terintegrasi, kita harapkan capaian ini bisa semakin meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah, menjelaskan bahwa HLM TP2DD 2026 difokuskan pada penyusunan roadmap P2DD tahap kedua untuk periode 2026–2030. Dokumen ini dirancang untuk memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) penghasil agar tercipta sistem yang terintegrasi dan efisien.

Melalui kegiatan ini, kita membangun komitmen bersama seluruh OPD untuk mengarahkan sektor pendapatan daerah berbasis digital dan terintegrasi, sehingga optimalisasi penerimaan bisa berjalan maksimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, digitalisasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan konsep Batam sebagai smart city, sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan pajak dan retribusi daerah.

Kami berharap sinergitas seluruh OPD yang berhubungan dengan pajak dan retribusi dapat semakin kuat, sehingga proses digitalisasi ini berjalan optimal dengan dukungan penuh dari seluruh jajaran pemerintah daerah,” ujarnya.

Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau, Husni Naparin, menyampaikan bahwa HLM TP2DD merupakan program rutin yang bertujuan mendorong peningkatan digitalisasi di seluruh daerah, khususnya dalam transaksi keuangan pemerintah.

Kami dari Bank Indonesia terus mendorong penggunaan kanal digital, salah satunya melalui QRIS, yang memudahkan transaksi baik bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun pemerintah daerah dalam penerimaan pajak dan retribusi,” jelasnya.

Menurutnya, digitalisasi memberikan banyak kemudahan, mulai dari efisiensi transaksi hingga mengurangi risiko penggunaan uang tunai. Selain itu, peran perbankan dan penyelenggara jasa pembayaran juga sangat penting dalam mendukung ekosistem digital di daerah.

Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan perbankan untuk meningkatkan indeks digitalisasi, khususnya di Kota Batam yang memiliki jumlah penduduk terbesar di Kepulauan Riau,” tambahnya.

Kegiatan TP2DD 2026 ditandai dengan penandatanganan nota komitmen bersama serta penyerahan piagam penghargaan oleh Wali Kota Batam kepada narasumber dari Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau dan Bank Riau Kepri Syariah.

Melalui langkah strategis ini, Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital sebagai fondasi utama dalam meningkatkan pelayanan publik, transparansi, serta kemandirian fiskal daerah di masa depan. (Cv)

Berita Terkait

Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi
Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026
Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang
Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center
Kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil Kembali Jadi Sorotan
Rizki Faisal Apresiasi Respons Aparat Tangani Bentrokan Setokok, Minta Polda Kepri dan Polresta Barelang Cegah Konflik Susulan
Pemkab Anambas Dukung Festival Permainan Rakyat, Gasing dan Batu Dokong Kembali Bergema
Pasca Bentrokan Setokok Batam, Polisi dan Keluarga Flores Kepri Sepakat Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:07 WIB

Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi

Rabu, 16 September 2026 - 20:37 WIB

Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 September 2026 - 20:05 WIB

Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang

Rabu, 16 September 2026 - 09:45 WIB

Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center

Rabu, 16 September 2026 - 09:35 WIB

Kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!