LKPI Kepri bersama DKP Cabang Batam, Fasilitasi Dialog Nelayan Pulau Todak dengan PT. Sarana Citra Nusa Bahas Akses Tangkap Ikan

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) Kepri bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri Cabang Batam menggelar dialog antara masyarakat nelayan Pulau Todak dan PT. Sarana Citra Nusa di kantor DKP Cabang Batam.

Dialog ini membahas menurunnya hasil tangkapan ikan, terutama bilis, yang diduga terdampak aktivitas dermaga pelabuhan dan lego jangkar kapal perusahaan. Nelayan berharap perusahaan memberi akses terbatas agar mereka tetap bisa mencari ikan di sekitar area perusahaan.

Perwakilan nelayan, Rintoh, meminta izin dapat masuk ke wilayah perusahaan dari pukul 18.00 hingga 20.00 WIB pada bulan Agustus hingga November. Menurutnya, pada waktu tersebut ikan bilis banyak ditemukan karena kondisi air yang lebih tenang. Nelayan hanya akan mengelilingi area perusahaan, dan jika tidak menemukan ikan, mereka segera keluar dari wilayah tersebut.

Perwakilan PT. Sarana Citra Nusa, Stenly, menyatakan bahwa permintaan nelayan akan diteruskan ke pimpinan. Ia juga mengungkapkan bahwa surat dari LKPI terkait permohonan dialog sebelumnya tidak pernah sampai ke manajemen karena tertahan di bagian keamanan. Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti masalah ini.

Sementara itu, Kepala Cabang DKP Batam menegaskan bahwa secara aturan, wilayah perusahaan harus bebas dari aktivitas lain selain operasional perusahaan. Namun, mengingat area tersebut berseberangan dengan permukiman nelayan, ia berharap ada solusi yang bisa mengakomodasi kepentingan nelayan tanpa mengganggu operasional perusahaan.

Pelaksana Tugas LKPI Kepri, Marlis Markan, berharap pertemuan ini menghasilkan solusi terbaik bagi kedua belah pihak. “Walaupun lokasi tangkapan berada di wilayah perusahaan yang memiliki aturan tertentu, tetapi perlu dicari jalan keluar yang menguntungkan masing-masing kedua belah pihak,” ujarnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dialog yang lebih konstruktif antara nelayan dan perusahaan untuk mencari solusi bersama. (Red)

Berita Terkait

Puluhan Atlet Ramaikan Spider Challenge Jujitsu Kepri, Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2026
Bangkitkan Semangat Cinta Tanah Air, Polres Kepulauan Anambas Salurkan Bendera Merah Putih dan Bansos
Kecamatan Siantan Siap Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme
Kejar Target 100 Persen, Pemkab Anambas dan BPS Matangkan Strategi Sensus Ekonomi 2026
Peduli Lingkungan, Polsek Jemaja dan Masyarakat Kompak Bersihkan Pantai Teluk Kumbik
Wujudkan Pemasyarakatan Humanis, Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan
Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.
Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Puluhan Atlet Ramaikan Spider Challenge Jujitsu Kepri, Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Bangkitkan Semangat Cinta Tanah Air, Polres Kepulauan Anambas Salurkan Bendera Merah Putih dan Bansos

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Kecamatan Siantan Siap Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:47 WIB

Kejar Target 100 Persen, Pemkab Anambas dan BPS Matangkan Strategi Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:33 WIB

Peduli Lingkungan, Polsek Jemaja dan Masyarakat Kompak Bersihkan Pantai Teluk Kumbik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!