BATAM — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Kepri, H. Iman Sutiawan, menyoroti pernyataan Ketua DPRD Kota Batam, Kamaludin, yang menyebut telah menegur unsur pimpinan dan anggota dewan yang ikut serta dalam inspeksi mendadak (sidak) bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.
Iman menilai pernyataan tersebut keliru dan menunjukkan ketidakpahaman terhadap aturan perundang-undangan, khususnya yang mengatur tentang tugas dan fungsi anggota DPRD.
“Pernyataan itu salah kaprah dan menunjukkan bahwa Sdr. Kamaludin gagap dalam memahami UU dan Peraturan tentang tugas dan fungsi dewan,” tegas Iman, Jumat (18/4/2025).
Ia merujuk pada UU Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 157 Ayat 1 huruf (c), yang menyebutkan bahwa salah satu tugas anggota DPRD adalah melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan APBD Kabupaten/Kota.
Menurutnya, kehadiran unsur pimpinan DPRD Kota Batam dalam sidak terkait kasus penimbunan sungai di Baloi dan kegiatan cut and fill tanpa izin di Botania merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap jalannya Peraturan Daerah (Perda).
Oleh karena itu, keterlibatan dewan dalam dua kegiatan tersebut sah dan dilindungi oleh undang-undang.
“Laporan dari masyarakat atas dugaan pelanggaran Perda di dua lokasi tersebut harus direspons, demi memastikan eksekutif, dalam hal ini Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, menjalankan Perda sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iman menilai tindakan Kamaludin yang menegur unsur pimpinan DPRD adalah bentuk arogansi dan tidak mencerminkan semangat kolektif kolegial yang seharusnya dijunjung tinggi di lembaga legislatif.
“Pimpinan DPRD itu kolektif kolegial. Tidak bisa serta merta merasa lebih tinggi dari yang lain. Kita ini sejawat,” ujar Iman.
Ia pun berharap polemik ini segera diakhiri dan mengajak semua pihak untuk mendukung langkah pemerintah dalam menegakkan Perda di Kota Batam.
“Tindakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dalam upaya penegakan Perda harus kita dukung. Ini demi menciptakan Kota Batam yang lebih tertib dan teratur,” pungkasnya.















