Karina Kecewa karena Pernyataan Manegemen Ocean Dragon Ferry Bersikukuh Anggap Dirinya Menyebarkan Hoax

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Managemen Ocean Dragon Ferry memanfaatkan hak jawab ke sejumlah media yang menayangkan peristiwa yang dialami Karina Rasmita Sembiring.

Dalam hak jawab yang disampaikan managemen Ocean Dragon Ferry diwakilkan oleh kuasa hukumnya Tantimin, Karina menyampaikan sejumlah poin pernyataan yang mengecewakan.

Karina menyampaikan rasa kecewanya dengan pernyataan yang dikeluarkan managemen tersebut dalam menyikapi permintaan kejelasan mengenai barang bawaannya yang ketinggalan.

Pasalnya, ia sebagai korban yang dirugikan tidak diberikan sebuah jawaban, akan tetapi malah dianggap melakukan penyebaran hoax atau berita bohong.

“Tidak ada bukti pembelian dan barang itu tidak dibawa ke kapal, itu menunjukkan saya dinilai menyebarkan bohong tanpa diberi ruang untuk mengklarifikasi. Padahal saya hanya minta kejelasan,” kata Karina belum lama ini.

Disebutkannya, seharusnya ada satu langkah yang diambil managemen dengan merangkul dirinya secara bersama untuk melihat dan menyaksikan semua CCTV yang ada.

Karena saat dari awal kehilangan barang bawaan itu ia sudah meminta pertanggungjawaban, namun informasi yang diterima diketahui bahwa CCTV di kapal dalam kondisi rusak.

“Pernyataan mengenai CCTV ini adalah kekecewaan saya yang kedua. Awalnya, dikatakan kondisi CCTV di kapal mengalami kerusakan. Namun dari klarifikasi managemen ke media, disampaikan CCTV di kapal aktif. Mana yang benar?,” kata Karina.

Selanjutnya, belum hilang kebingungannya dengan informasi yang berbeda ini, ada pernyataan bahwa managemen mengklaim sudah melakukan investigasi.

Menurut Karina, jika memang melakukan investitasi atas peristiwa yang dialaminya ini, seharusnya sebagai korban diikut sertakan dalam melakukan investigasi tersebut.

“Jika melakukan investigasi, harusnya saya ikut. Karena, saya ini korban. Jadi apa layak jika disebutkan investigasi, dimana mereka melakukan tanpa melibatkan saya?,” sebut Karina.

Untuk poin terakhir dari pernyataan manegemen ini, kata Karina lebih jauh, mereka membawa dan menyenggol status saya dan masuk ke masalah pribadi.

“Saya meminta pertanggungjawaban itu sebagai penumpang yang kehilangan barang. Kenapa harus menyebutkan status dan pekerjaan saya?,” ujarnya mengakhiri.

Berita Terkait

Kecamatan Siantan Siap Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme
Rutan Batam Gelar Sidang TPP, Wujudkan Pembinaan Profesional dan Dukung Reintegrasi Warga Binaan
Kejar Target 100 Persen, Pemkab Anambas dan BPS Matangkan Strategi Sensus Ekonomi 2026
Peduli Lingkungan, Polsek Jemaja dan Masyarakat Kompak Bersihkan Pantai Teluk Kumbik
Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.
Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM
Jelang Porprov Kepri, KONI Anambas Cek Kesiapan Venue Olahraga.
Bupati Karimun Buka Turnamen Sepak Bola IPB Cup IX di Pulau Buru, Dorong Lahirnya Talenta Baru dan Sport Tourism

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Kecamatan Siantan Siap Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Rutan Batam Gelar Sidang TPP, Wujudkan Pembinaan Profesional dan Dukung Reintegrasi Warga Binaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:47 WIB

Kejar Target 100 Persen, Pemkab Anambas dan BPS Matangkan Strategi Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:33 WIB

Peduli Lingkungan, Polsek Jemaja dan Masyarakat Kompak Bersihkan Pantai Teluk Kumbik

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:21 WIB

Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.

Berita Terbaru

error: Content is protected !!