Gubernur LIRA Kepri Yusril Koto Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait Konten TikTok Diduga Cemarkan Nama Baik

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur LIRA Kepri Yusril Koto Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait Konten TikTok Diduga Cemarkan Nama Baik (dok/photo)

Gubernur LIRA Kepri Yusril Koto Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait Konten TikTok Diduga Cemarkan Nama Baik (dok/photo)

Views: 650

BATAM – Gubernur LSM LIRA Kepri, Yusril Koto menggelar konferensi pers terkait sejumlah konten di media sosial TikTok yang dinilai menyerang pribadi dan mencemarkan nama baik dirinya. Kegiatan tersebut berlangsung di Kedai Kopi Datuak, Batam Centre, Senin (25/5/2026).

Dalam keterangannya kepada awak media, Yusril Koto menyebut beberapa akun TikTok yang diduga telah melakukan penghinaan serta merusak reputasinya sebagai Gubernur LIRA Kepri, di antaranya akun @warsito3279, Jhon Killer, dan Elang Putih Indonesia.

Menurut Yusril, beberapa konten tersebut memuat narasi dengan kalimat “Yusril Koto Botak Ngolah” yang dianggap melecehkan dirinya secara pribadi maupun organisasi yang dipimpinnya.

Saya tidak kenal dengan pemilik beberapa akun tersebut. Kalau memang apa yang dituduhkan itu benar, silakan dibuktikan. Sebelumnya saya juga pernah meminta klarifikasi atas tudingan mereka di TikTok, tetapi sampai sekarang tidak ada itikad baik,” ujar Yusril.

Ia menjelaskan, dalam sejumlah video yang beredar terdapat pernyataan bernada merendahkan dengan menyebut “gubernur apa”, yang menurutnya menunjukkan ketidaktahuan terhadap keberadaan organisasi LSM LIRA.

Yusril kemudian menjelaskan bahwa LSM LIRA telah berdiri di Kepulauan Riau sejak tahun 2005 dan memiliki struktur organisasi yang lengkap mulai dari presiden, wakil gubernur, sekretaris, bendahara, asisten hingga menteri.

LSM LIRA di Kepri sudah berdiri sejak tahun 2005 dan juga pernah mendapatkan rekor MURI. Organisasi ini memiliki struktur yang jelas,” katanya.

Selain itu, Yusril menduga konten-konten yang menyerangnya sengaja diproduksi secara terstruktur.

Kalau saya analisa, beberapa akun yang menuding saya dengan sebutan ‘Yusril Koto Botak Ngolah’ ini sengaja diproduksi karena di dalamnya ada produser dan peran pemain,” ungkapnya.

Ia menilai penyebaran informasi di media sosial tanpa disertai bukti yang jelas telah merusak reputasinya sebagai pimpinan organisasi masyarakat.

Meski beberapa akun disebut sempat menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf, Yusril menilai isi penyampaian tersebut masih terkesan menyudutkan dan melecehkan dirinya.

Atas persoalan itu, Yusril Koto memastikan akan membuat laporan resmi ke Polda Kepri terkait dugaan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan melalui media sosial.

Dasar Hukum

Tindakan yang disampaikan Yusril Koto berpotensi mengacu pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya:

Pasal 27A UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU ITE terkait penghinaan atau pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Pasal 45 ayat (4) UU ITE yang mengatur sanksi terhadap pihak yang dengan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang melalui sistem elektronik.

Selain itu, laporan juga dapat mengacu pada Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP mengenai pencemaran nama baik dan fitnah.

Yusril berharap langkah hukum yang ditempuh nantinya dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan tuduhan tanpa dasar yang jelas. (Red)

Berita Terkait

Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi
Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026
Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang
Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center
Kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil Kembali Jadi Sorotan
Rizki Faisal Apresiasi Respons Aparat Tangani Bentrokan Setokok, Minta Polda Kepri dan Polresta Barelang Cegah Konflik Susulan
Pemkab Anambas Dukung Festival Permainan Rakyat, Gasing dan Batu Dokong Kembali Bergema
Pasca Bentrokan Setokok Batam, Polisi dan Keluarga Flores Kepri Sepakat Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:07 WIB

Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi

Rabu, 16 September 2026 - 20:37 WIB

Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 September 2026 - 20:05 WIB

Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang

Rabu, 16 September 2026 - 09:45 WIB

Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center

Rabu, 16 September 2026 - 09:35 WIB

Kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!