BATAM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam menerima kunjungan kerja delegasi penjara Malaysia dalam rangka mempererat kerja sama serta berbagi pengalaman terkait penyelenggaraan layanan pemasyarakatan. (6/5)
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas negara, khususnya dalam peningkatan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh jajaran pejabat struktural Rutan Batam dengan suasana hangat dan penuh keakraban.
Dalam agenda kunjungan, delegasi diajak meninjau sejumlah area unggulan yang menjadi bagian dari inovasi layanan di Rutan Batam. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian yakni area layanan kunjungan, di mana delegasi melihat secara langsung sistem pelayanan yang humanis, tertib, serta mengutamakan kenyamanan keluarga warga binaan.
Peninjauan tersebut memberikan gambaran mengenai upaya Rutan Batam dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke green house Rutan Batam yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Di lokasi itu, delegasi melihat hasil budidaya tanaman yang dikelola langsung oleh warga binaan sebagai bentuk pembinaan keterampilan sekaligus dukungan terhadap program ketahanan pangan.
Tak hanya itu, delegasi juga meninjau kegiatan pembinaan kerohanian yang menjadi salah satu program penting dalam membentuk karakter dan memperkuat mental spiritual warga binaan.
Delegasi penjara Malaysia mengapresiasi pendekatan pembinaan yang diterapkan Rutan Batam karena dinilai tidak hanya berfokus pada aspek hukum, namun juga menyentuh sisi keimanan dan moral.
Usai meninjau berbagai area layanan dan pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di Aula Serbaguna Rutan Batam. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Sebagai bentuk apresiasi dan simbol persahabatan, dilakukan pemberian plakat serta penyerahan cendera mata berupa miniatur kapal hasil karya warga binaan Rutan Batam.
Pemberian kenang-kenangan tersebut menjadi wujud kreativitas warga binaan sekaligus mempererat hubungan baik antara kedua institusi pemasyarakatan.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin pertukaran pengetahuan dan praktik baik antara kedua institusi sehingga dapat terus mendorong peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan yang lebih baik di masa mendatang.















