Citra Batam Tercoreng, LSM LIRA Kepri Kecam Dugaan Pungli Oknum Imigrasi

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 641

Batam, Lancangkuningnews.com – Maraknya pemberitaan terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Imigrasi Kelas I TPI Batam mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. Direktorat Kepatuhan Internal (Patnal) Ditjen Imigrasi diketahui telah menarik sementara Kepala Imigrasi Kelas I TPI Batam, Hajar Aswad, beserta oknum petugas yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, yang terjadi di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Sabtu (4/4/2026).

Menanggapi hal tersebut, Gubernur LSM LIRA Kepulauan Riau, Yusril Koto, angkat bicara dan mengecam keras dugaan praktik pungli yang dilakukan oleh oknum petugas Imigrasi terhadap Warga Negara Asing (WNA).

Menurut Yusril, tindakan tersebut merupakan perbuatan tidak terpuji yang mencederai integritas penegakan hukum, khususnya di pintu masuk internasional.

“Kami mengecam keras tindakan oknum tersebut. Praktik pungli ini tidak hanya merusak nama baik institusi Imigrasi secara kelembagaan, tetapi juga menghancurkan citra pariwisata Kota Batam yang selama ini kita bangun dengan susah payah,” ujar Yusril Koto.

Ia menilai, perilaku oknum yang memanfaatkan jabatan untuk keuntungan pribadi di area strategis seperti pelabuhan internasional dapat memberikan kesan negatif bagi wisatawan mancanegara, sekaligus menghambat upaya pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisata.

Lebih lanjut, LSM LIRA Kepri mendesak pihak berwenang dan pimpinan instansi terkait untuk mengambil langkah tegas tanpa kompromi terhadap pelaku.

“Perbuatan ini tidak bisa ditoleransi. Kami meminta agar oknum yang terlibat diberikan sanksi berat berupa pemberhentian. Hal ini penting sebagai efek jera agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan demi menjaga marwah Kota Batam di mata dunia internasional,” tegasnya.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi seluruh jajaran instansi pelayanan publik, khususnya di wilayah perbatasan dan pintu masuk internasional, agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas. (**)

Berita Terkait

Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi
Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026
Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang
Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center
Kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil Kembali Jadi Sorotan
Rizki Faisal Apresiasi Respons Aparat Tangani Bentrokan Setokok, Minta Polda Kepri dan Polresta Barelang Cegah Konflik Susulan
Pemkab Anambas Dukung Festival Permainan Rakyat, Gasing dan Batu Dokong Kembali Bergema
Pasca Bentrokan Setokok Batam, Polisi dan Keluarga Flores Kepri Sepakat Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:07 WIB

Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi

Rabu, 16 September 2026 - 20:37 WIB

Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 September 2026 - 20:05 WIB

Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang

Rabu, 16 September 2026 - 09:45 WIB

Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center

Rabu, 16 September 2026 - 09:35 WIB

Kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!