Sangat Memuaskan, Ekonomi Batam Tumbuh Hingga Capai 7,04% Sejak 3 Tahun Terakhir 

Sabtu, 2 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 642

Lancangkuningnews.com. Batam 3/3/2024 – Ekonomi Kota Batam tumbuh 7,04 persen sepanjang tahun 2023 Angka tersebut kembali tumbuh lebih baik dari ekonomi Provinsi Kepri yang hanya berada pada level 5,2 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,05.

Bahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Batam mengalami kenaikan yang sangat memuaskan sejak tiga tahun terakhir (2021-2023).

Pada tahun 2021, ekonomi Batam tumbuh 4,75 persen setelah di tahun 2020 mengalami minus 2,55 persen. Kala itu, pandemi Covid-19 menjadi cobaan yang cukup berat bagi Batam dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia.

Akan tetapi, pertumbuhan industri pengolahan dan sektor kontruksi memberikan kontribusi positif terhadap laju pertumbuhan ekonomi Batam di tahun tersebut.

Memasuki tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Batam meroket dengan capaian 6,84 persen. Padahal, beberapa daerah sedang mencoba untuk bangkit dari hantaman pandemi.

Hal ini tentu tidak terlepas dari peran dan kebijakan strategis H. Muhammad Rudi sebagai Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam.

Terbukti, keberanian Muhammad Rudi dalam memprioritaskan pembangunan infrastruktur kemajuan kota mampu memberikan stimulus terhadap ekonomi Batam pasca badai pandemi Covid-19.

“Prestasi ini patut kita syukuri bersama. Pemulihan ekonomi Batam cukup pesat, ini berkat dukungan seluruh pihak,” ujar Muhammad Rudi, Kamis (29/2/2024).

Ia berharap, pertumbuhan ekonomi Batam dapat kembali mengalami peningkatan sepanjang tahun 2024.

Tidak main-main, Muhammad Rudi pun memprediksi bahwa pertumbuhan Batam di tahun 2024 bisa mencapai 7,5 persen

Optimisme tersebut seiring dengan terus meningkatnya realisasi investasi di Batam pada tahun 2023. 

Dimana, total keseluruhan investasi mencapai Rp 15,62 triliun atau naik 18 persen dari tahun 2022.

Dengan rincian, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 8,8 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 6,8 triliun.

“Dengan laju pertumbuhan Batam saat ini, saya berharap masyarakat di daerah lain merasakan dampak ekonominya. Sehingga, Batam sebagai lokomotif perekonomian Kepri pun tidak hanya sekadar narasi belaka,” pungkasnya. (BD)

Berita Terkait

SKK Migas-KKKS Perkuat Kolaborasi Media untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional
Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi
Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026
Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang
Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center
Kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil Kembali Jadi Sorotan
Rizki Faisal Apresiasi Respons Aparat Tangani Bentrokan Setokok, Minta Polda Kepri dan Polresta Barelang Cegah Konflik Susulan
Pemkab Anambas Dukung Festival Permainan Rakyat, Gasing dan Batu Dokong Kembali Bergema

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:47 WIB

SKK Migas-KKKS Perkuat Kolaborasi Media untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 21:07 WIB

Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi

Rabu, 16 September 2026 - 20:37 WIB

Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 September 2026 - 20:05 WIB

Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang

Rabu, 16 September 2026 - 09:45 WIB

Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center

Berita Terbaru

error: Content is protected !!