Atasi Demonstrasi Krisis Listrik, Wakil Ketua II DPRD dan Temui Warga dan Tekankan Solusi Sistemis

Rabu, 21 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II DPRD Anambas dan Bupati Temui Warga (ket/photo)

Wakil Ketua II DPRD Anambas dan Bupati Temui Warga (ket/photo)

Views: 626

TAREMPA,— Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rocky Hasudungan Sinaga, bersama Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, turun langsung menemui dan menenangkan gelombang massa warga yang menggelar aksi demonstrasi di depan Rumah Dinas Bupati pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Massa aksi hadir untuk menyuarakan keresahan atas krisis kelistrikan dan pemadaman berulang akibat kerusakan mesin PLN yang terus berdampak fatal terhadap aktivitas perekonomian, pelayanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.

Dalam orasinya di hadapan warga, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rocky Hasudungan Sinaga, menyampaikan komitmen tegas bahwa pemerintah daerah dan lembaga legislatif akan terus berdiri di garis terdepan untuk mengawal aspirasi masyarakat.

> “Kabupaten Kepulauan Anambas terdiri dari 31 wilayah pulau. Secara administratif dan teknis, kita disadarkan bahwa kewenangan daerah di sektor kelistrikan memang terbatas. Namun, kewenangan yang terbatas bukan alasan bagi kita untuk berdiam diri. Kita harus terus berupaya dan berdiri di garda terdepan menyuarakan keluhan rakyat!” ujar Rocky Hasudungan Sinaga di hadapan para demonstran.

Dalam kesempatan tersebut, Rocky juga membeberkan dampak serius yang ditimbulkan dari tidak andalnya pasokan listrik di Anambas. Pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga melumpuhkan

Kerusakan mesin PLN menghambat kegiatan ekspor perikanan, sehingga pasokan ikan tertahan dan melimpah di pasar lokal. Kondisi ini memperparah keadaan karena fasilitas pembekuan (cold storage) tidak dapat beroperasi saat pemadaman, sehingga pengolahan ikan menjadi lumpuh.

Dampak pemadaman meluas hingga ke pusat pelayanan vital seperti Rumah Sakit serta mengganggu program-program strategis pemerintah pusat di daerah, seperti Kampung Nelayan Maju (KMP).

> “Bagaimana mungkin pusat pelayanan kesehatan dan ekonomi masyarakat dapat berjalan optimal jika keandalan listriknya tidak terjamin?” tegas Rocky.

Langkah Cepat Pemda dan DPRD serta Urgensi Solusi Jangka Panjang

Pemerintah Daerah bersama DPRD Kepulauan Anambas sejauh ini telah mengambil langkah cepat dengan mendatangi tingkat pusat dan manajemen PLN untuk menyampaikan seluruh keluhan warga. Sebagai respons jangka pendek, unit mesin tambahan telah dikirimkan ke daerah.

Namun, Rocky menegaskan bahwa pengiriman mesin membutuhkan waktu logistik, sementara masyarakat dan pelaku usaha tidak bisa terus menunggu tanpa kepastian.

“Kita memahami adanya kebijakan pusat terkait pembatasan pengadaan mesin baru. Tetapi, regulasi tidak boleh mengabaikan realitas geografis kepulauan,” tambah Rocky.

Mendorong Sistem Cadangan (Standby System) dan Transparansi PLN

Secara teknis, kelistrikan di wilayah kepulauan idealnya menerapkan pola standby system atau sistem cadangan terencana. Rocky menjelaskan gambaran ideal keandalan listrik:

“Misalnya, jika ada tiga unit mesin: dua unit beroperasi (running) dan satu unit siap cadangan (standby). Dengan begitu, ketika satu mesin harus menjalani pemeliharaan (overhaul) atau perbaikan, mesin cadangan langsung bisa menggantikan (switch/tempel) tanpa perlu ada pemadaman total.”

DPRD dan Pemda Anambas mempertanyakan mengapa pola standar tersebut belum berjalan optimal di Anambas, serta meminta adanya transparansi penuh terkait tata kelola dan kendala kelistrikan antara pusat, Matak, dan wilayah Anambas.

“Persoalan transparansi penanganan gangguan—baik kendala teknis maupun potensi masalah lainnya—harus dibuka secara terang benderang agar tidak memicu keraguan dan asumsi negatif di tengah masyarakat,” pungkas Rocky Hasudungan Sinaga.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama pimpinan DPRD berkomitmen terus mendesak PLN dan Pemerintah Pusat untuk segera menuntaskan krisis kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Anambas hingga tuntas. (Slv)

Berita Terkait

PerPermudah Perizinan Usaha, BP Batam Hadirkan Coaching Clinic OSS
BP Batam Kebut Perbaikan Jalan Depan Hotel Vista, Pengendara Diimbau Waspada
BP Batam Perkuat SDM, Tingkatkan Kesadaran K3
Pemkab Anambas Dorong Peningkatan Keandalan Listrik, Bupati Aneng Tinjau Mesin PLTD
DPRD Anambas Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan APBD 2027
Aneng Tekankan Efisiensi APBD 2027 DPRD Anambas Bahas Ranperda APBD 2027
Bapenda Batam Jemput Bola ke Tanjung Uma, Permudah Warga Urus PBB untuk Sertifikat Tanah
Bupati dan DPRD Anambas Temui Massa Demo, Desak PLN Tuntaskan Krisis Listrik

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:17 WIB

PerPermudah Perizinan Usaha, BP Batam Hadirkan Coaching Clinic OSS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:04 WIB

BP Batam Kebut Perbaikan Jalan Depan Hotel Vista, Pengendara Diimbau Waspada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:48 WIB

BP Batam Perkuat SDM, Tingkatkan Kesadaran K3

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Pemkab Anambas Dorong Peningkatan Keandalan Listrik, Bupati Aneng Tinjau Mesin PLTD

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45 WIB

DPRD Anambas Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan APBD 2027

Berita Terbaru

Biro SDM dan Peserta Pelatihan K3 (ket/photo)

Batam

BP Batam Perkuat SDM, Tingkatkan Kesadaran K3

Rabu, 21 Okt 2026 - 19:48 WIB