TAREMPA, — Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas menyampaikan informasi terkait gangguan sementara pada layanan jaringan dan data yang berdampak terhadap akses komunikasi serta sejumlah layanan digital pemerintah daerah.
Gangguan terjadi setelah server Network Operations Center (NOC) Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami kondisi mati total akibat pemadaman listrik. Sementara itu, daya baterai Uninterruptible Power Supply (UPS) yang tersedia tidak mencukupi untuk mendukung operasional server maupun proses pengisian daya.
Kepala Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Kadir, S.T., M.Si., menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang terjadi dan memahami kondisi tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat maupun perangkat daerah.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan jaringan dan data yang terjadi. Kondisi ini merupakan dampak dari pemadaman listrik yang menyebabkan server NOC tidak dapat beroperasi secara normal karena dukungan daya UPS tidak mencukupi,” ujar Abdul Kadir.
Ia mengatakan, Diskominfotik terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur jaringan dan server serta berupaya memastikan layanan dapat kembali berjalan optimal setelah kondisi kelistrikan dan dukungan daya memungkinkan.
“Kami mengimbau masyarakat dan seluruh perangkat daerah untuk dapat memahami kondisi ini. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan informasi dan komunikasi yang terbaik serta meminimalkan dampak gangguan terhadap aktivitas pelayanan pemerintahan,” lanjutnya.
Adapun sejumlah aplikasi yang saat ini mengalami gangguan meliputi SIMRS Rumah Sakit, SISKEUDES, SISWASKEUDES, JDIH, PPID WBS, serta beberapa website perangkat daerah yang dikelola Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas.
Diskominfotik Anambas menyampaikan terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama seluruh masyarakat serta perangkat daerah selama terjadinya gangguan layanan.
Diskominfotik juga memastikan pemantauan dan upaya pemulihan terus dilakukan agar layanan jaringan dan data dapat kembali berfungsi secara optimal. (Slv)















