Camat Siantan Latih 17 Wisatawan Denmark Main Gendang dan Tari Redat

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Siantan Latih 17 Wisatawan Denmark Main Gendang dan Tari Redat (dok/photo)

Camat Siantan Latih 17 Wisatawan Denmark Main Gendang dan Tari Redat (dok/photo)

Views: 672

Anambas – Camat Siantan, Syamsir, S.AP, yang juga menjabat sebagai Ketua Sanggar Redat Sri Tanjung, melatih puluhan wisatawan asal Denmark untuk mempelajari seni budaya Melayu berupa gendang Redat dan tari Redat di Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (3/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 17 wisatawan mengikuti pelatihan budaya secara bergantian. Mereka belajar memainkan gendang Redat, menarikan tari Redat, hingga mengenakan pakaian tradisional Melayu berupa baju kurung.

Syamsir menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan para wisatawan yang telah menunjukkan minat besar untuk mengenal dan mempelajari budaya lokal Anambas.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan wisatawan dari Denmark yang datang untuk mempelajari budaya lokal kita. Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Anambas,” ujar Syamsir.

Menurutnya, gendang Redat dan tari Redat merupakan warisan budaya Melayu yang harus terus dijaga dan dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman.

“Gendang Redat dan tari Redat merupakan budaya lokal yang harus tetap dilestarikan. Melalui kegiatan seperti ini, budaya kita semakin dikenal oleh masyarakat internasional,” katanya.

Sementara itu, para wisatawan mengaku sangat senang dapat berkunjung ke Anambas dan merasakan langsung pengalaman mempelajari budaya Melayu. Mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari memainkan alat musik tradisional, menari, hingga mengenakan pakaian adat Melayu.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk promosi budaya dan pariwisata Kabupaten Kepulauan Anambas kepada wisatawan mancanegara, sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Melayu yang masih terjaga hingga saat ini. (Slv)

Berita Terkait

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam
Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid, General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton dan Penumpang Capai 7,5 Juta Orang
BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik
RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital
BP Batam Resmi Buka Kembali Jalan Gajah Mada Lebih Cepat dari Target
BP Batam dan UIB Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan Rumah Sakit Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:42 WIB

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid, General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton dan Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:45 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru

Batam

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 07:57 WIB