Camat Siantan Latih 17 Wisatawan Denmark Main Gendang dan Tari Redat

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Siantan Latih 17 Wisatawan Denmark Main Gendang dan Tari Redat (dok/photo)

Camat Siantan Latih 17 Wisatawan Denmark Main Gendang dan Tari Redat (dok/photo)

Views: 633

Anambas – Camat Siantan, Syamsir, S.AP, yang juga menjabat sebagai Ketua Sanggar Redat Sri Tanjung, melatih puluhan wisatawan asal Denmark untuk mempelajari seni budaya Melayu berupa gendang Redat dan tari Redat di Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (3/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 17 wisatawan mengikuti pelatihan budaya secara bergantian. Mereka belajar memainkan gendang Redat, menarikan tari Redat, hingga mengenakan pakaian tradisional Melayu berupa baju kurung.

Syamsir menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan para wisatawan yang telah menunjukkan minat besar untuk mengenal dan mempelajari budaya lokal Anambas.

Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan wisatawan dari Denmark yang datang untuk mempelajari budaya lokal kita. Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Anambas,” ujar Syamsir.

Menurutnya, gendang Redat dan tari Redat merupakan warisan budaya Melayu yang harus terus dijaga dan dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman.

Gendang Redat dan tari Redat merupakan budaya lokal yang harus tetap dilestarikan. Melalui kegiatan seperti ini, budaya kita semakin dikenal oleh masyarakat internasional,” katanya.

Sementara itu, para wisatawan mengaku sangat senang dapat berkunjung ke Anambas dan merasakan langsung pengalaman mempelajari budaya Melayu. Mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari memainkan alat musik tradisional, menari, hingga mengenakan pakaian adat Melayu.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk promosi budaya dan pariwisata Kabupaten Kepulauan Anambas kepada wisatawan mancanegara, sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Melayu yang masih terjaga hingga saat ini. (Slv)

Berita Terkait

Rizki Faisal Apresiasi Respons Aparat Tangani Bentrokan Setokok, Minta Polda Kepri dan Polresta Barelang Cegah Konflik Susulan
Pemkab Anambas Dukung Festival Permainan Rakyat, Gasing dan Batu Dokong Kembali Bergema
Pasca Bentrokan Setokok Batam, Polisi dan Keluarga Flores Kepri Sepakat Jaga Kamtibmas
BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun
Tinjau Latihan Cabor Dayung, KONI Anambas Optimis Raih Medali di Porprov VI Kepri 2026
Asap Karhutla Kalimantan Pengaruhi Batam, Kadis Kominfo Imbau Warga Pakai Masker
Pemkab Anambas Gandeng BRK Syariah Perkuat Kesiapan BPBD Hadapi Bencana
Pemko Batam Telusuri Lima Warga yang Mengaku Terkendala Pulang dari Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:24 WIB

Rizki Faisal Apresiasi Respons Aparat Tangani Bentrokan Setokok, Minta Polda Kepri dan Polresta Barelang Cegah Konflik Susulan

Selasa, 15 September 2026 - 20:56 WIB

Pemkab Anambas Dukung Festival Permainan Rakyat, Gasing dan Batu Dokong Kembali Bergema

Selasa, 15 September 2026 - 19:16 WIB

Pasca Bentrokan Setokok Batam, Polisi dan Keluarga Flores Kepri Sepakat Jaga Kamtibmas

Selasa, 15 September 2026 - 19:08 WIB

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

Senin, 14 September 2026 - 21:52 WIB

Tinjau Latihan Cabor Dayung, KONI Anambas Optimis Raih Medali di Porprov VI Kepri 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!