Teror Militer Israel terhadap Relawan Indonesia di Siprus, Dinilai Tak Goyahkan Perjuangan Warga Palestina

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyoroti insiden penangkapan relawan asal Indonesia oleh Militer Israel saat melakukan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina. (Instagram.com/@indonesiago.id)

Menyoroti insiden penangkapan relawan asal Indonesia oleh Militer Israel saat melakukan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina. (Instagram.com/@indonesiago.id)

Lancangkuningnews.com – Sempat beredar video di media sosial yang menunjukkan adanya aksi penangkapan terhadap Relawan asal Republik Indonesia (RI) oleh Militer Israel saat misi kemanusiaan menuju ke Gaza, Palestina.

‎Hal tersebut sontak menuai kecaman publik  usai pasukan tentara Israel dilaporkan menyergap dan menaiki sejumlah kapal yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla, di perairan internasional Siprus pada Senin, 18 Mei 2026.

‎Terkini, berdasarkan Global Sumud Flotilla, 10 kapal dari total sekitar 60 kapal dalam konvoi diserang dan diintersepsi pasukan Israel sekitar 70 mil laut atau 129 kilometer dari Pulau Siprus.

‎Diikuti 426 Relawan dari 40 Negara

‎Melalui keterangan resminya pada Rabu, 20 Mei 2026, Global Sumud Flotilla melaporkan, misi kemanusiaan menuju Gaza saat itu diikuti 426 relawan dari 40 negara.

‎”Sebanyak 96 peserta berasal dari Turki, sementara peserta lain berasal dari Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Kanada, Pakistan, Mesir, Prancis, Australia, hingga Afrika Selatan,” ungkapnya.

‎Dalam kasus ini, Global Sumud Flotilla juga menyebut, 5 warga negara Indonesia (WNI) dikonfirmasi hingga saat ini masih ditahan otoritas Militer Israel.

‎Buntut dari kasus ini, Kedutaan Besar (Kedubes) Palestina untuk RI angkat bicara dan mengutuk keras aksi sepihak militer Zionis Israel yang mencegat konvoi kapal Global Sumud Flotilla.

‎Serangan di perairan internasional itu berujung pada penahanan ratusan relawan kemanusiaan lintas negara, termasuk delegasi dari Indonesia.

‎Dinilai Jadi Pahlawan Pembela HAM

‎Secara terpisah, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah Alsattari menegaskan para relawan yang berada di dalam armada tersebut bukanlah musuh ataupun perompak.

‎Alsattari menilai, mereka adalah para pejuang kemanusiaan yang bergerak atas dasar hukum internasional.

‎”Kedubes Palestina untuk Indonesia mengecam keras tindakan kriminal Israel yang dilakukan tentara pendudukan terhadap para peserta Global Sumud Flotilla,” kata Alsattari dalam keterangannya di Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026.

‎”Mereka adalah para pahlawan pembela hak asasi manusia (HAM), keadilan, dan hukum internasional,” tegasnya.

‎Kedubes Palestina: Tak Runtuhkan Perjuangan di Gaza

‎Meski pasukan tentara Israel terus melancarkan tekanan blokade, Alsattari memastikan segala bentuk intimidasi itu tidak akan pernah bisa meruntuhkan mentalitas perjuangan rakyat Palestina.

‎Di samping itu, kasus penyergapan terhadap kapal bantuan Global Sumud Flotilla ini justru disebut akan menjadi bahan bakar baru yang melipatgandakan solidaritas dunia internasional

‎”Kami mengecam tindakan Zionis. Kejahatan mereka justru akan menambah kekuatan dan tekad kami untuk terus bertahan di tanah air kami,” ungkap Alsattari.

‎”Serta melanjutkan perlawanan hingga Palestina beserta seluruh tempat suci Islam dan Kristen berhasil dibebaskan secara total,” tandasnya. (Bill)

Berita Terkait

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut
Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 
BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi
Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap
Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas
Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat
Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:04 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:45 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:29 WIB

BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:26 WIB

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:25 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!