Remaja Perempuan Jadi Korban Penganiayaan dan Asusila di Jemaja , Pelaku Sudah Diamankan Polisi

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anambas, Lancangkuningnews.com — Seorang ayah di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, melaporkan bahwa putrinya yang masih remaja diduga menjadi korban penganiayaan dan tindak asusila oleh mantan kekasihnya. Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh pihak kepolisian setempat.

Menurut informasi yang dihimpun awak media berdasarkan laporan disampaikan oleh YD, ayah korban, ke Polsek Jemaja pada Jumat (3/10/2025) siang. Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial A, yang diketahui merupakan mantan kekasih korban.

Pada Minggu (5/10/2025), aparat Polsek Jemaja terlihat menggiring terduga pelaku menggunakan kapal feri MV Cinta Indomas menuju Polres Kepulauan Anambas di Tarempa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses pengawalan dilakukan dengan pengamanan ketat oleh petugas kepolisian.

Kapolsek Jemaja, AKP Aang, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan dan asusila tersebut. Ia menyebut, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman kasus dan memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.

Benar, kami telah menerima laporan dari orang tua korban, saudara YD. Saat ini terduga pelaku berinisial A sudah kami amankan dan sedang dalam proses penyidikan. Untuk pemeriksaan lanjutan, pelaku kami bawa ke Polres Anambas menggunakan feri cepat pada Minggu, 5 Oktober 2025,” jelas AKP Aang.

Kasus ini sontak mengundang perhatian masyarakat setempat. Banyak warga Jemaja yang berharap agar pihak kepolisian dapat menindak tegas pelaku dan memberikan perlindungan maksimal bagi korban.

Sementara itu, ayah korban meminta agar proses hukum dilakukan secara adil dan transparan. Ia berharap kejadian ini menjadi perhatian semua pihak agar kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak lagi terulang di wilayah Anambas.

Kami minta agar pelaku dihukum seadil-adilnya. Anak saya harus mendapat keadilan,” ujar YD dengan nada tegas.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta perlunya peran aktif masyarakat dalam mencegah kekerasan di lingkungan sekitar. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui adanya tindakan kekerasan, agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Kasus dugaan penganiayaan dan asusila di Jemaja ini kini resmi ditangani oleh Polres Kepulauan Anambas untuk proses hukum lebih lanjut. (FN)

Berita Terkait

Kecamatan Siantan Siap Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme
Rutan Batam Gelar Sidang TPP, Wujudkan Pembinaan Profesional dan Dukung Reintegrasi Warga Binaan
Kejar Target 100 Persen, Pemkab Anambas dan BPS Matangkan Strategi Sensus Ekonomi 2026
Peduli Lingkungan, Polsek Jemaja dan Masyarakat Kompak Bersihkan Pantai Teluk Kumbik
Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.
Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM
Jelang Porprov Kepri, KONI Anambas Cek Kesiapan Venue Olahraga.
Bupati Karimun Buka Turnamen Sepak Bola IPB Cup IX di Pulau Buru, Dorong Lahirnya Talenta Baru dan Sport Tourism

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Kecamatan Siantan Siap Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Rutan Batam Gelar Sidang TPP, Wujudkan Pembinaan Profesional dan Dukung Reintegrasi Warga Binaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:47 WIB

Kejar Target 100 Persen, Pemkab Anambas dan BPS Matangkan Strategi Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:33 WIB

Peduli Lingkungan, Polsek Jemaja dan Masyarakat Kompak Bersihkan Pantai Teluk Kumbik

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:21 WIB

Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.

Berita Terbaru

error: Content is protected !!