Kapolda Kepri Apresiasi Sinergi UMKM dan Ditintelkam dalam Perkuat Koperasi Merah Putih

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 643

Batam, – Kapolda Kepri Brigjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan Koperasi Merah Putih dalam Mendukung Pembangunan, Pemerataan Ekonomi, dan Pengentasan Kemiskinan” di Hotel Nagoya Hill, Batam, Kamis (11/9/2025).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ditintelkam Polda Kepri dan diikuti oleh Forkompinda, perbankan, asosiasi distributor, serta perwakilan Koperasi Merah Putih se-Kepri, baik secara langsung maupun melalui Zoom.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri mengapresiasi Dinas Koperasi Provinsi Kepri dan Ditintelkam yang telah memprakarsai kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh pihak memiliki tanggung jawab bersama dalam mewujudkan program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Polri aktif mengawal langsung program presiden, salah satunya MBG (Makan Bergizi). Di Polda Kepri, kami membuat 12 dapur MBG yang terhubung dengan target nasional Mabes Polri sebanyak 400 dapur, bekerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari dan Badan Gizi Nasional,” ujar Brigjen Asep.

Kepala Dinas UMKM Kepri, Riki Rionaldi, S.STP., M.Si., menjelaskan, FGD ini dilaksanakan setelah peluncuran Koperasi Merah Putih oleh Kapolda dan Gubernur Kepri pada Juni lalu di Desa Kuala Sempang, Bintan. Saat ini, tercatat sebanyak 407 koperasi Merah Putih di Kepri, namun masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu dibahas bersama.

“Melalui FGD ini kita mencari solusi isu-isu lapangan, terutama menyangkut distribusi sembako agar tetap sesuai HET hingga ke pulau-pulau, sekaligus mendukung produksi dapur MBG yang terus dievaluasi Presiden setiap minggu,” kata Riki.

Ia menambahkan, forum ini juga menjadi wadah untuk menyusun strategi percepatan, usulan kebijakan, hingga koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian Keuangan dan Ditjen Bea Cukai.

Menurutnya, seluruh kepala dinas, wali kota, dan bupati se-Kepri telah berkomitmen mendukung program ini. Targetnya, hingga Desember 2025, seluruh pengurus dan pengawas 407 koperasi Merah Putih di Kepri sudah mengikuti bimbingan teknis dan pelatihan.

“Ke depan akan ada business assistant koperasi, satu ahli mendampingi 10 koperasi, sehingga pengelolaan koperasi lebih profesional dan berdaya saing,” jelas Riki.

FGD ini diharapkan mampu memperkuat peran Koperasi Merah Putih dalam menciptakan pemerataan ekonomi, mendukung program MBG, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri secara adil dan merata.

Berita Terkait

SKK Migas-KKKS Perkuat Kolaborasi Media untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional
Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi
Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026
Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang
Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center
Kavling di Kawasan Nusa Jaya Bida Kabil Kembali Jadi Sorotan
Rizki Faisal Apresiasi Respons Aparat Tangani Bentrokan Setokok, Minta Polda Kepri dan Polresta Barelang Cegah Konflik Susulan
Pemkab Anambas Dukung Festival Permainan Rakyat, Gasing dan Batu Dokong Kembali Bergema

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:47 WIB

SKK Migas-KKKS Perkuat Kolaborasi Media untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 21:07 WIB

Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Aneng Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi

Rabu, 16 September 2026 - 20:37 WIB

Ketua DPRD Anambas Pimpin Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 September 2026 - 20:05 WIB

Sekda Anambas Ikuti Rapat Virtual Komisi II DPR RI tentang Pertanahan dan Tata Ruang

Rabu, 16 September 2026 - 09:45 WIB

Kurangi Durasi Genangan, BP Batam Uji Sistem Subdrain di Batam Center

Berita Terbaru

error: Content is protected !!