ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Aula Kantor Bupati di Jalan Pasir Peti, Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan, Rabu (23/04/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Aneng menekankan pentingnya Musrenbang sebagai wadah strategis untuk menyusun program dan kegiatan pembangunan yang efektif. Hasil dari forum ini nantinya akan dirumuskan dalam Berita Acara dan menjadi masukan utama dalam penyempurnaan RKPD Anambas 2026.
Aneng juga menyampaikan evaluasi capaian pembangunan tahun 2024. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi Anambas mengalami penurunan akibat turunnya produksi migas. Hal ini menunjukkan ketergantungan ekonomi daerah pada sektor migas yang masih tinggi.
“Untuk itu, dibutuhkan inovasi ekonomi dan penguatan sektor lain agar lebih tahan terhadap fluktuasi,” ujarnya.
Meski begitu, beberapa indikator makro menunjukkan capaian positif. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 2024 berada di angka 2,38%, yang mencerminkan stabilitas pasar tenaga kerja. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga naik menjadi 70,93, tertinggi sepanjang pelaksanaan RPJMD 2021–2026.
Di sisi lain, Aneng menyoroti meningkatnya indeks gini yang mencapai 0,31, menandakan adanya kesenjangan pendapatan yang perlu segera diatasi. “Kita akan fokus menekan ketimpangan ekonomi dan memperluas jangkauan program pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Persentase penduduk miskin juga mengalami penurunan ke angka 6,67%, menandakan program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin mulai menunjukkan hasil.
Dalam penyusunan RKPD 2026, Pemkab Anambas telah menyusun visi jangka menengah 2025–2029 yakni “Kepulauan Anambas yang Berdaya Saing, Inovatif, Agamis, Unggul di Bidang Maritim Menuju Masyarakat Maju dan Sejahtera.” Visi tersebut dijabarkan ke dalam lima misi pembangunan, termasuk peningkatan kualitas SDM, pemerataan infrastruktur, reformasi birokrasi, pengembangan ekonomi maritim dan pariwisata, serta pengentasan kemiskinan.
Adapun arah kebijakan pembangunan tahun 2026 akan difokuskan pada “Peningkatan Kualitas Pelayanan Dasar dan Daya Saing Daerah melalui Pengembangan Pariwisata dan Perikanan berbasis Potensi Lokal serta SDM yang Inovatif.”
Aneng menutup sambutannya dengan harapan, agar Musrenbang ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan rumusan yang mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan sesuai dengan visi Energi Baru, Anambas Maju. (FD)















