
Batam – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Cabang Batam telah mengadakan pertemuan dengan manajemen sebuah perusahaan di Komplek Citra Nusa, Kabil, Batam.
Pertemuan ini dilakukan untuk menindaklanjuti tuntutan masyarakat nelayan Pulau Todak yang didampingi oleh Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) dalam dialog yang dilakukan sebelumnya.
Kepala Cabang DKP Batam, Sahrul Amri, mengungkapkan bahwa perusahaan berencana memberikan bantuan berupa sembako dan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat yang terdampak aktivitas perusahaan.
Namun, keputusan tersebut masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut di Jakarta, termasuk beberapa usulan yang disampaikan nelayan dalam dialog sebelumnya.
“Kebetulan saat kami mengunjungi perusahaan, tim dari pusat juga hadir di lokasi. Semua usulan baik dari nelayan maupun perusahaan akan diajukan ke Jakarta untuk dibahas lebih lanjut,” ujar Sahrul.
DKP Batam juga berencana mengadakan dialog kedua yang akan melibatkan berbagai pihak terkait guna mencari solusi terbaik bagi aktivitas kelautan di daerah tersebut.
Sahrul menekankan agar perusahaan tidak terlalu lama memberikan jawaban atas tuntutan nelayan, dan setiap perkembangan terbaru akan diinformasikan secara transparan.
Sementara itu, Ayub Faidiban, Eksekutif LKPI Pusat sekaligus Panglima Laut Nelayan Indonesia, memberikan apresiasi kepada DKP Batam atas upaya mediasi yang telah dilakukan. Ia berharap upaya ini dapat membuahkan hasil demi kelangsungan aktivitas nelayan di Pulau Todak dengan tetap mengacu pada kesempatan bersama. (*)















