
Batam, – Puluhan pelajar dari SMK Negeri 7 Batam menghadiri sosialisasi bahaya narkoba yang diselenggarakan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri bekerja sama dengan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Kegiatan yang digelar pada hari Jum’at tersebut berlangsung di lingkungan sekolah dan mendapat antusiasme tinggi dari para pelajar.
Kompol Felix Mauk, PS. Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Kepri, selaku pemateri dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa konsumsi narkoba secara berkepanjangan dapat merusak kesehatan mental dan fungsi otak.
“Konsumsi narkoba dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan gangguan pada fungsi otak hingga jantung, sehingga menghambat kemampuan berpikir dan berkomunikasi secara normal, terutama untuk kegiatan belajar,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menanamkan kesadaran untuk menjauhi narkoba.
“Tanamkan dalam pikiran kita bahwa narkoba tidak ada gunanya, yang ada hanya merusak masa depan kita,” pungkas Kompol Felix.
Selain itu, Ketua JMSI Kepri, Eddy Supriatna, mengajak para pelajar untuk turut membantu pihak kepolisian dalam memerangi peredaran gelap narkoba dengan tidak terlibat dalam penyalahgunaannya.
“Adek-adek yang tidak mengkonsumsi narkoba, itu sudah membantu pihak Kepolisian memberantas peredaran gelap narkoba,” jelas Eddy.
Eddy juga mengumumkan rencana peluncuran buku hasil sosialisasi bahaya narkoba yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari mendatang. Buku tersebut, berjudul Catatan Pelajar di Kepri Tentang Bahaya Narkoba, merupakan hasil kerja sama antara JMSI Kepri, Ditbinmas, dan Ditresnarkoba Polda Kepri yang akan diluncurkan di 16 titik SMA Negeri se-Kepri dengan acara utama di SMKN 1 Batam.
“Insyaallah, di akhir tahun kami akan launching buku kegiatan ini. Kami berharap tulisan para pelajar dapat menghiasi buku tersebut. Narkoba no, prestasi yes!” tambahnya.
Kepala SMKN 7 Batam, Nursya’bani, menyambut baik kehadiran personil Ditresnarkoba dan JMSI dalam kegiatan tersebut. Ia berharap, sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman mendalam kepada para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Mudah-mudahan, anak didik kami dapat memahami materi yang disampaikan oleh pemateri Ditresnarkoba Polda Kepri dan JMSI Kepri,” ujarnya.
Salah satu pelajar, Arif Rahman Hakim, menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat. Ia mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami dan berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan ke depannya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami para pelajar SMKN 7 Batam,” pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun generasi muda yang cerdas dan bebas dari pengaruh negatif narkoba.















