Jaksa Agung Diminta Usut Sampai Tuntas, Dugaan Korupsi Pemasangan Pagar Laut

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 605

JAKARTA –lancangkuningnews.com : Koordinator Satu Hati Yunior menyatakan kepada Jaksa Agung untuk mengusut sampai tuntas seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus pemasangan pagar laut yang tengah menjadi sorotan. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen organisasi untuk mendukung penegakan hukum dan perlindungan wilayah maritim.

Dukungan Agar Jaksa Agung periksa semua yang diduga tersangkut dalam penerbitan surat kepemilikan atas hak di areal pemasangan pagar laut desa kohod Kabupaten Tanggerang. Mas Icang Koordinator Satu Hati Yunior, pemasangan pagar laut yang tidak sesuai aturan berpotensi merugikan ekosistem laut dan merampas hak masyarakat nelayan yang bergantung pada hasil laut untuk keberlangsungan hidup. “Kami meminta Jaksa Agung untuk tidak ragu mengusut siapa pun yang terlibat dalam kasus ini, termasuk jika ada indikasi penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kasus ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih memperhatikan aspek keberlanjutan dan dampak sosial-ekonomi dalam setiap proyek yang menyangkut kawasan pesisir. “Pemasangan pagar laut yang tidak sesuai regulasi dapat memengaruhi kelangsungan hidup nelayan kecil, dan hal ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.

Koordinator Satu Hati Yunior berharap agar penegakan hukum dalam kasus ini berjalan transparan dan adil. Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal proses hukum agar tidak ada pihak yang mencoba menghalangi jalannya penyelidikan.

“Jika masalah ini dibiarkan, dampaknya bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, kami mendukung penuh langkah Jaksa Agung untuk menuntaskan kasus ini,” pungkasnya.

Kasus pemasangan pagar laut saat ini menjadi isu hangat di berbagai daerah, terutama karena dampaknya yang signifikan terhadap kehidupan nelayan dan keberlanjutan lingkungan. Pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi permasalahan ini.(*)

Berita Terkait

Maxim Perkuat Komitmen Dukung Pelaku Usaha Lokal dan Perekonomian Daerah
Menuju Ruang Digital yang Aman, Sehat, dan Edukatif bagi Anak Indonesia
Update Kasus Suap Proyek DJKA, Oknum Kepala Balai Kemenhub Diduga Terlibat Gratifikasi sebagai Pihak Pemberi
Kronologi Anggota DPRD Jember Terciduk Main Gim di Tengah Rapat hingga Picu Teguran Keras dari Partai‎
Promedia Group Gelar BRI CoreLab 2026 di Kampus UNJ, Ajak Mahasiswa Tingkatkan Skill Bikin Konten di Medsos‎
Kasus Penyekapan 3 Balita di Bandung, Polisi Bongkar Ayah Kandung Jadi Terduga Pelakunya
Teguh Santosa, Media Siber Harus Jadi Katalis Pendidikan Nasional
Polisi Bongkar Dugaan Oknum Perusuh Demo Buruh di DPR Pakai Medsos untuk Provokasi hingga Picu Kemarahan Massa‎

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:07 WIB

Maxim Perkuat Komitmen Dukung Pelaku Usaha Lokal dan Perekonomian Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:29 WIB

Menuju Ruang Digital yang Aman, Sehat, dan Edukatif bagi Anak Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:30 WIB

Update Kasus Suap Proyek DJKA, Oknum Kepala Balai Kemenhub Diduga Terlibat Gratifikasi sebagai Pihak Pemberi

Senin, 18 Mei 2026 - 10:42 WIB

Kronologi Anggota DPRD Jember Terciduk Main Gim di Tengah Rapat hingga Picu Teguran Keras dari Partai‎

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:04 WIB

Promedia Group Gelar BRI CoreLab 2026 di Kampus UNJ, Ajak Mahasiswa Tingkatkan Skill Bikin Konten di Medsos‎

Berita Terbaru

error: Content is protected !!