Kasus Penyekapan 3 Balita di Bandung, Polisi Bongkar Ayah Kandung Jadi Terduga Pelakunya

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyoroti kasus penyekapan 3 balita di Bandung, Jawa Barat yang melibatkan terduga pelaku seorang ayah kandung hingga diamankan polisi. (Dok. Polrestabes Bandung)

Menyoroti kasus penyekapan 3 balita di Bandung, Jawa Barat yang melibatkan terduga pelaku seorang ayah kandung hingga diamankan polisi. (Dok. Polrestabes Bandung)

Views: 704

Bandung,lancangkuningnews.com – Linimasa media sosial tengah dihebohkan dengan adanya insiden upaya pembakaran rumah milik warga di kawasan Lembah Nendeut, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa, 12 Mei 2026 dinihari.

‎Saat itu, polisi berupaya mengamankan seorang ayah berinisial T yang diduga menyekap 3 balita berusia 7, 5, dan 3 tahun.

‎Hal tersebut disampaikan Kabag Operasi (Ops) Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin usai pengamanan di lokasi kejadian.

‎”Para korban berhasil kami selamatkan dengan kondisi sehat dan tidak ada luka apa pun,” kata Asep dalam pernyataannya di Bandung, pada hari yang sama.

‎Lantas, bagaimana awal mula insiden penyekapan balita hingga upaya pembakaran rumah di Kota Bandung tersebut? Berikut ini kronologinya.

‎Warga Laporkan Ada 3 Balita Disekap

‎Asep menuturkan, informasi mengenai adanya dugaan penyekapan balita ini mulanya didapat dari laporan warga.

‎Mendapat informasi itu aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian.

‎Polisi menyebut, penyekapan terhadap 3 anak di bawah umur di Jalan Lembah Nendeut itu terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 00.30 WIB.

‎Rumah Sempat Disiram Bensin

‎Dalam insiden itu, terduga pelaku dilaporkan tengah berupaya menyiramkan bensin ke sekeliling rumahnya.

‎Polisi lantas menyebut seorang ayah dari 3 balita itu diduga berniat membakar rumah dan para korban yang ada di dalamnya.

‎Saat pengamanan polisi, pelaku sempat melepaskan anjing peliharaannya untuk menghalau petugas masuk ke dalam rumah.

‎Kendati demikian, petugas Polrestabes Bandung tetap berhasil merangsek masuk ke dalam rumah.

‎Dugaan Seteru dengan Istri

‎Setelah proses dramatis, polisi berhasil mengamankan tiga anak yang masing-masing F (7), D (5), dan A (3) tahun dari dalam rumah tersebut.

‎Atas insiden tersebut, Asep mengatakan terduga pelaku diduga berseteru dengan istrinya atau ibu dari ketiga balita tersebut.

‎Terduga pelaku dilaporkan masih melarikan diri usai petugas masuk ke dalam rumah untuk mengevakuasi korban penyekapan.

‎Hingga saat ini, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian ihwal pencarian terduga pelaku dalam insiden penyekapan 3 balita di Bandung tersebut. (Bill)

‎

Berita Terkait

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Sekda Sahtiar Tutup Pertandingan Gasing Antar Desa, Lestarikan Budaya Melayu di Anambas
Sekda Sahtiar Tutup Neknang Cup II 2026, Dorong Sepak Takraw Anambas Terus Berkembang
Wabup Raja Bayu Ajak Santri Anambas Perkuat Persatuan Menuju Indonesia Emas

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55

Berita Terbaru

Batam

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 07:57 WIB