Viral! Respons Admin SPPG Tambahrejo Soal Komplain Ayam Berbulu Jadi Sorotan Warganet

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung, lancangkuningnews.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambahrejo, Pringsewu, Lampung tengah jadi sorotan warganet.

‎Perhatian warganet tersebut bermula dari viral nya chat balasan admin SPPG Tambahrejo saat membalas DM orang tua penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Dalam pesan yang beredar, warganet menyebut bahwa respons yang diberikan oleh admin tersebut kurang menyenangkan dan malah jadi candaan.

‎Berawal dari Protes Menu Ayam yang Masih Berbulu

‎Video viral itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok @devianindia97 yang menunjukkan bukti pesan DM antara dirinya dengan pihak SPPG Tambahrejo.

‎Isi pesan tersebut dimulai dengan komplain karena menu ayam ytang dibagikan masih terlihat mentah dan berbulu.

‎Pemilik dari unggahan milik SPPG Tambahrejo, menu ayam itu dibagikan pada Selasa, 14 April 2026.

‎“Alhamdulillah belajar bijak cerdas dan bijaksana. Dicek dulu sekarang and hell yeah, I found itu,” tulis pengirim pesan, yakni orang tua penerima manfaat, dikutip dari unggahan ulang @pringsewumedia pada Jumat, 17 April 2026.

‎“Min, gimana min nggak jadi makan ayam ini anak kesayangan aku,” lanjutnya.

Respons SPPG Tambahrejo

‎Pesan komplain tersebut lantas mendapat balasan dari pihak SPPG dengan tanggapan bercanda.

‎Ia juga menyebut bahwa pesan komplain tersebut justru menjadi bahan tertawaan saja.

‎‎“Calon MPR RI ini udah sok Inggris sekarang, selamat ya udah jadi bahan ketawanya. Admin punya hiburan jadinya, oiya satu lagi, BKKBN juga pada ketawa bacanya,” tulisnya.

‎Menyayangkan Respons Pihak SPPG Tambahrejo

‎Menanggapi balasan dari admin, orang tua penerima manfaat tersebut mempertanyakan kenapa komplainnya menjadi bahan tertawaan.

‎“Bukannya minta maaf ayam masih berbulu, malah ngetawain orang sok Inggris. Emang kenapa kalau sok Inggris? Kenapa harus jadi bahan ketawaan?” ujarnya.

‎‎Ia juga memberikan saran agar beberapa hal dievaluasi agar pengelolaannya lebih bagus.

‎“Berbenah masakannya, sanitasinya lebih teliti, ini program bagus, internalnya kayak gitu? Ngetawain orang ngasih kritik malah jadi bahan ketawaan, maunya dikasih pujian, dikasih kritik dibikin bahan ketawa?” terangnya.

‎Sebut Sudah Ada Pertemuan hingga Permintaan Maaf

‎Unggahan yang telah diputar lebih dari 300 ribu kali penayangan itu salah satunya terdapat komentar dari orang tua penerima manfaat yang mengirim pesan kepada SPPG Tambahrejo.

‎Lebih lanjut, akun Instagram @kusmanindia97 itu membeberkan bahwa sudah ada pertemuan di antara kedua belah pihak dan permintaan maaf yang disampaikan.

‎‎“Hari Kamis ini, kami udah maaf-maafan ya, pokoknya udah maafan. Jujur sih waktu itu kesel banget, sebagai ibu anaknya nggak jadi makan ayam MBG, tapi tadi udah saling uneg-uneg,” ungkapnya.

‎‎“Admin masih muda, aku juga belum tua, pihak SPPG dan Tim Distribusi MBG dateng, menyampaikan permohonan maaf atas menu ayam yang failed itu di luar kontrol juga, di manapun bisa terjadi eror di masakan,” imbuhnya.

‎Adapun mengenai tanggapan saat menerima kritik, diharapkan juga ada evaluasi dan perbaikan.

‎“Mereka terus berusaha lebih baik dan evaluasi kritik dari DM, harapannya supaya aku lebih bijak lagi menyampaikan kritik, admin juga lebih bijak menanggapi kritik MBG,” sambungnya.

‎‎“Aku juga nggak sepenuhnya bener, mungkin ada kalimat aku yang bikin adminnya sedih sampai menyinggung ranah pribadi,” tukasnya. (Bill)

Berita Terkait

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut
Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 
BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi
Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap
Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas
Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat
Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:04 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:45 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:29 WIB

BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:26 WIB

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:25 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!