Viral! karena Mendapat Acungan Jari Tengah, Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta Legawa Memaafkan Siswanya

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwakarta,lancangkuningnews.com – Perilaku siswa SMA Negeri (SMAN) 1 Purwakarta yang dianggap melecehkan dan tidak sopan pada gurunya tengah ramai jadi sorotan.

‎Ibu guru Syamsiah atau yang kerap dipanggil Bu Atun, mengakui dirinya merasa sedih dengan video viral sejumlah siswa mengacungkan jari tengah untuknya setelah selesai mengajar.

‎Ditambah lagi, ia adalah guru Pendidikan Kewarganeraan atau PKn di sekolah tersebut.

‎Namun, ia berbesar hati memaafkan perlakuan para siswanya seperti yang telah beredar di media sosial.

‎“Saya manusiawi kalau saya sedih, tapi keimanan saya tidak akan dirusak oleh rasa sedih, dan sakit manusiawi, tapi keimanan saya mengobati luka hati saya agar anak-anak saya selamat dunia akhirat, itu yang ada di hati saya,” kata Bu Atun kepada awak media di SMAN 1 Purwakarta pada Senin, 20 April 2026.

‎Sayang pada Siswa dan Ingin Mengubah jadi Lebih Baik

‎Lebih lanjut, Bu Atun membeberkan bahwa dengan adanya kasus ini, ia justru ingin mengubah para siswanya menjadi lebih baik dan santun.

‎“Saya sayang kepada siswa. Semakin siswa melakukan kesalahan, semakin sayang untuk mengubahnya. Kasihan berarti tertinggal karena dia ada yang salah,” lanjutnya.

‎“Padahal, saya selalu menyampaikan pendidikan karakter setiap kali mengajar, saya selalu arahkan anak tapi mungkin belum sampai,” imbuhnya.

‎Bu Atun juga menyebut bahwa sudah menjadi tugas seorang guru untuk bersabar dan terus mencoba merapikan anak-anak didiknya.

‎“Perubahan itu tidak bisa sekaligus, butuh waktu, ada proses sehingga dia paham kesalahannya,” tambah Bu Atun

‎Tidak Tahu saat Direkam

‎Mengenai video yang viral, Bu Atun mengaku tak mengetahui jika saat itu ada siswa yang merekamnya.

‎Menurutnya, insiden itu terjadi pada Kamis, 16 April 2026 saat selesai mengajar di kelas XI IPS.

‎“Saya tidak tahu kalau direkam. Saya tahu hanya setelah terjadi, ‘Loh ini kan saya,’” ungkapnya.

‎Kejadian itu bermula ketika satu kelompok yang terdiri dari 9 siswa tidak bisa presentasi karena dinilai melanggar waktu dan pembelajaran yang sudah disepakati.

‎“Awalnya mereka santun, salaman, bahkan mau foto bareng. Saya kasihan sama mereka, padahal saya harus mengajar di kelas lain. Saya hargai,” sambungnya.

‎Video Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta

‎Dalam video yang viral di berbagai platform media sosial,sejumlah siswa SMA Negeri 1 Purwakarta sedang mengolok-olok salah satu gurunya.

‎Video singkat yang salah satunya diunggah oleh akun Insta @berandaviral.id tersebut memantik rasa geram warganet saat terlihat beberapa siswa mengacungkan jari tengahnya di belakang seorang guru berjilbab ungu.

‎Tak hanya itu, gestur terus juga dilakukan sambil tertawa dan menjulurkan lidah saat sang guru melewatinya.

‎Rekaman lain turut menunjukkan saat gurunya sedang makan, salah satu siswa seolah-olah sedang mengelus kepalanya, padahal menyentuh kepala orang yang lebih tua dianggap tidak sopan.

‎Hukuman yang diberikan kepada 9 siswa yang terlibat adalah kegiatan sosial selama tiga bulan, termasuk membersihkan lingkungan sekolah dan area masyarakat sekitar.

‎Meski sempat melakukan video permintaan maaf secara kolektif satu kelas, Kepala Sekolah SMAN 1 Purwakarta menegaskan hanya 9 siswa terkait yang terlibat dalam permasalahan tersebut. (Bill)

Berita Terkait

Puluhan Atlet Ramaikan Spider Challenge Jujitsu Kepri, Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2026
Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.
Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM
Jelang Porprov Kepri, KONI Anambas Cek Kesiapan Venue Olahraga.
FPK Karimun Gelar Penyerahan Sembako, Perkuat Pembauran Antar-Suku
Bupati Karimun Buka Turnamen Sepak Bola IPB Cup IX di Pulau Buru, Dorong Lahirnya Talenta Baru dan Sport Tourism
Dengar Aspirasi Warga Binaan, Karutan Batam Tingkatkan Kualitas Pelayanan
APPEKNAS Siap Gelar MUNAS IV, Usung Transformasi Kontraktor Nasional Menuju Industri Konstruksi Modern

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Puluhan Atlet Ramaikan Spider Challenge Jujitsu Kepri, Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:21 WIB

Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:11 WIB

Jelang Porprov Kepri, KONI Anambas Cek Kesiapan Venue Olahraga.

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:32 WIB

FPK Karimun Gelar Penyerahan Sembako, Perkuat Pembauran Antar-Suku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!