Promedia Group Diskusi Bersama TikTok Indonesia, Bincang Hangat Seputar Aturan Khusus Remaja hingga Distribusi Konten AI‎

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Promedia Group menggelar diskusi bersama TikTok Indonesia, bahas seputar TikTok Community Guidelines bagi media di era distribusi konten digital via zoom, Selasa, 12 Mei 2026. (Dok. Promedia)

Promedia Group menggelar diskusi bersama TikTok Indonesia, bahas seputar TikTok Community Guidelines bagi media di era distribusi konten digital via zoom, Selasa, 12 Mei 2026. (Dok. Promedia)

Views: 730

Lancangkuningnews.com – Promedia Group menggelar kegiatan diskusi bertajuk ‘TikTok Community Guidelines (panduan komunitas) bagi Media dan Jurnalis di Era Distribusi Konten Digital’ dalam agenda rutin via zoom meeting bersama para mitra, pada Selasa, 12 Mei 2026 malam.

‎Dalam kesempatan itu, Publisher Partnership Lead TikTok Indonesia, Tika Primandari hadir sebagai narasumber ahli.

‎Terlebih, pembahasan seputar panduan komunitas dalam platform TikTok menarik perhatian khusus untuk dapat dipahami bagi para pelaku media maupun jurnalis di era digital masa kini.

‎Tika menjelaskan, TikTok memiliki panduan komunitas yang mencakup aturan tentang hal-hal yang diizinkan platformnya.

‎”Jadi kami harus memastikan bahwa TikTok ini dapat digunakan dengan aman dan nyaman untuk seluruh penggunanya,” jelasnya.

‎Aturan Khusus Remaja hingga Distribusi Konten AI

‎Tika menuturkan terdapat prinsip yang dijalankan TikTok untuk menjaga aturan panduan komunitasnya.

‎Tika menyebutkan, salah satu prinsip di antaranya, yakni dengan cara membatasi konten yang dinilai tidak sesuai untuk remaja.

‎”Jadi konten tersebut hanya dibagikan ke pengguna di atas 18 tahun ke atas,” tuturnya.

‎Publisher Partnership Lead TikTok Indonesia itu juga menyoroti konten yang dibatasi tidak akan berpotensi masuk halaman rekomendasi utama di TikTok atau sering disebut FYP (For Your Page).

‎”Maka kami menjadikan konten tersebut tidak memenuhi syarat untuk FYP, dan hanya untuk followers (pengikut) saja,” sambung Tika.

‎Terkait distribusi konten, Tika menjelaskan adanya prinsip integritas dan keaslian yang dibangun dalam panduan komunitas TikTok.

‎”Untuk pada kreator perlu menghindari misinformasi, sementara bagi media dapat memperhatikan informasi yang mengandung AI,”  jelas Tika.

‎”Terdapat fitur yang perlu diperhatikan apabila konten tersebut menggunakan bantuan AI, agar penonton juga mengetahui hal tersebut,” tambahnya. (Bill)

‎

Berita Terkait

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam
Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026
Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan
Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55
Sekda Sahtiar Tutup Pertandingan Gasing Antar Desa, Lestarikan Budaya Melayu di Anambas
Sekda Sahtiar Tutup Neknang Cup II 2026, Dorong Sepak Takraw Anambas Terus Berkembang
Wabup Raja Bayu Ajak Santri Anambas Perkuat Persatuan Menuju Indonesia Emas

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Batam Mulai Didatangi Insan Pers Nusantara, Rakernas III PJS Tinggal Menghitung Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo Pastikan Hadir sebagai Narasumber Rakernas III PJS di Batam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kominfo Batam Dukung Penuh Pelaksanaan Rakernas III DPP PJS Tahun 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pemkab Anambas Gandeng Anambas Foundation, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Keluarga Besar PJS Sambut Hari Bakti BP Ke 55

Berita Terbaru

Batam

Ahmad Arifin Raih Doktor, Bawa Gagasan Upah Berkeadilan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 07:57 WIB