Pemkab Anambas Tutup Sementara Dapur MBG Air Asuk Usai Dugaan Keracunan Pelajar

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anambas – Lancangkuningnews.com –  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bergerak cepat menangani dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan pelajar di Kecamatan Siantan Tengah.

Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, turun langsung memantau penanganan korban di Puskesmas Siantan Tengah dan RSUD Palmatak, Rabu (15/4/2026). Ia didampingi Sekretaris Daerah serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Di lokasi, Raja Bayu menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap tenang.

“Kami dari pemerintah daerah sangat prihatin terhadap para siswa yang terindikasi keracunan usai mengonsumsi makanan MBG. Namun, kami meminta masyarakat tidak panik dan tidak termakan isu-isu yang belum jelas,” ujarnya.

Pemerintah daerah saat ini tengah melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kejadian dengan melibatkan dinas terkait.

“Kami telah menekankan kepada dinas terkait untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh guna mengetahui sumber permasalahan,” tambahnya.

Berdasarkan data sementara, jumlah korban mencapai lebih dari seratus orang yang tersebar di dua fasilitas kesehatan. Penanganan terhadap para siswa masih terus dilakukan, baik di rumah sakit maupun puskesmas. Meski demikian, sebagian korban telah diperbolehkan pulang.

Dari informasi yang dihimpun, menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi siswa saat kejadian meliputi telur rebus kecap, tempe, semur wortel, kol dan buncis, serta buah keliking.

Sebagai langkah awal, Pemkab Anambas memutuskan menutup sementara dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Air Asuk hingga hasil pemeriksaan lebih lanjut diperoleh.

“Untuk sementara, dapur MBG di Air Asuk kami tutup sampai ada kejelasan dari dinas terkait. Kami juga masih menelusuri sumber kejadian ini sebelum menentukan langkah selanjutnya,” tegasnya.

Ia kembali mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari pemerintah.

“Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya. Pemerintah akan menyampaikan hasilnya secara terbuka,” tutup Raja Bayu. (Fn)

Berita Terkait

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut
Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 
BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi
Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap
Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas
Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat
Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:04 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:45 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:29 WIB

BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:26 WIB

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:25 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!