Negara Tegas! 48,39 Ton Komoditas Ilegal Disikat di Inhil, Siap Dimusnahkan

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inhil, 1 April 2026 — Negara menunjukkan ketegasan tanpa kompromi dalam menjaga kedaulatan pangan dan melindungi masyarakat dari ancaman komoditas ilegal.

Detasemen Intelijen Kodam XIX/Tuanku Tambusai (Deninteldam XIX/TT) secara resmi menyerahkan 48,39 ton komoditas pertanian ilegal kepada Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Riau untuk diproses hingga pemusnahan.

Penyerahan berlangsung di Gudang Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Tembilahan, dipimpin Kapten Arh. Tumpal Purba selaku Komandan Kelompok Bantuan Khusus, serta disaksikan langsung oleh Kepala Balai Karantina Provinsi Riau, Abdur Rohman.

Barang bukti merupakan hasil pengamanan kapal KM Anisa 89 GT 33 yang kedapatan mengangkut bawang dan cabai kering tanpa dokumen resmi dari Tanjung Pinang. Temuan di lapangan mengungkap pelanggaran serius, dengan selisih muatan yang mencolok antara dokumen dan kondisi riil.

“Manifest mencatat sekitar 32 ton, namun hasil pemeriksaan menunjukkan jumlah mencapai 48,39 ton. Ini pelanggaran yang tidak bisa ditoleransi,” tegas Kapten Tumpal.

Rincian barang bukti meliputi bawang merah 40,06 ton, bawang putih 4,4 ton, bawang bombai 3,56 ton, serta cabai merah kering 0,37 ton. Seluruh komoditas telah diamankan dan dipindahkan ke gudang karantina untuk proses hukum dan pemusnahan.

Kepala Balai Karantina Provinsi Riau menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti secara menyeluruh, termasuk menelusuri aktor di balik pengiriman ilegal tersebut.

“Tidak hanya dimusnahkan, kami juga akan mendalami jaringan yang terlibat,” ujarnya.

Langkah tegas ini menegaskan kehadiran negara dalam menutup rapat celah penyelundupan komoditas ilegal yang merugikan petani lokal dan mengancam stabilitas ekonomi daerah. Tidak ada ruang bagi pelanggaran—setiap praktik ilegal akan ditindak tanpa pandang bulu. (Thonk)

Berita Terkait

Milad ke-61 Inhil, Bupati Herman Ajak Seluruh Elemen Bangkitkan Marwah Daerah
Panitia Pelantikan Pengurus dan HUT JMSI ke 6 di Riau Gelar Rapat Terakhir
DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil
PDAM Tirta Indragiri Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial
Polsek Keritang Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani Desa
Sinergi Polisi Dan Petani di Enok Dorong Ketahanan Pangan
Personel Polsek Enok Pantau Tanaman Pekarangan Warga, Dorong Produktivitas Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Peternak Sapi di Belading Dikunjungi Polisi, Ini Pesan Kamtibmas yang Disampaikan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:58 WIB

Milad ke-61 Inhil, Bupati Herman Ajak Seluruh Elemen Bangkitkan Marwah Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:46 WIB

Panitia Pelantikan Pengurus dan HUT JMSI ke 6 di Riau Gelar Rapat Terakhir

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:09 WIB

DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:18 WIB

PDAM Tirta Indragiri Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:52 WIB

Polsek Keritang Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani Desa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!