Jeli Mengawasi: Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 HP dalam Bungkusan Lauk

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Lapas Kelas IIA Tembilahan memeriksa titipan makanan dari pengunjung dan menemukan 2 unit handphone beserta 2 kepala charger dan 2 kabel charger yang disembunyikan di dalam bungkusan lauk, Senin (13/7/2026). F/Istimewa

Petugas Lapas Kelas IIA Tembilahan memeriksa titipan makanan dari pengunjung dan menemukan 2 unit handphone beserta 2 kepala charger dan 2 kabel charger yang disembunyikan di dalam bungkusan lauk, Senin (13/7/2026). F/Istimewa

Views: 647

TEMBILAHAN – Kasih sayang yang salah arah. Mungkin itulah yang melatarbelakangi seorang pengunjung saat menitipkan makanan untuk orang yang ia kasihi di dalam Lapas. Namun, di balik bungkus lauk yang tampak biasa, terselip niat yang bisa merusak tatanan dan masa depan banyak orang.

Senin (13/7/2026), komitmen Lapas Kelas IIA Tembilahan untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba – HALINAR kembali diuji. Dan sekali lagi, petugas membuktikan mereka tidak tidur.

Kecurigaan bermula dari suara nyaring metal detector saat memeriksa titipan makanan. Lauk pauk yang dibungkus plastik bening itu mengeluarkan bunyi yang tidak seharusnya ada. Petugas pun menghentikan sejenak dan bertanya dengan hati-hati kepada pengunjung. Namun raut ragu dan jawaban yang berbelit justru menguatkan firasat buruk.

Dengan disaksikan langsung oleh yang bersangkutan, bungkusan itu dibuka. Isinya membuat miris. Di bungkusan pertama, tersembunyi 2 unit handphone. Di bungkusan kedua, terselip rapi 2 kepala charger dan 2 kabel charger, semua dibungkus sedemikian rupa seolah ingin lolos dari pengawasan.

Perwira Piket Kunjungan segera mengambil tindakan. Laporan dibuat, prosedur dijalankan, dan hubungan antara pengunjung dengan warga binaan yang dituju akan ditelusuri lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku.

Kalapas Kelas IIA Tembilahan, Prayitno, menghela napas panjang saat dimintai keterangan. Ia mengaku sedih, namun tetap harus tegas.

“Kami mengerti, ini mungkin bentuk rasa rindu. Tapi percayalah, satu handphone yang masuk bisa menghancurkan program pembinaan yang sudah susah payah kita bangun. Petugas pemasyarakatan tidak boleh lengah sedikit pun. Kami akan terus menjaga komitmen mewujudkan Lapas Tembilahan yang bebas dari Halinar. Setiap upaya penyelundupan akan kami tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku demi menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas pemasyarakatan,” tegas Prayitno dengan suara berwibawa.

Bagi Lapas Tembilahan, handphone bukan sekadar barang terlarang. Ia adalah pintu masuk konflik, penipuan, peredaran narkoba, dan rusaknya proses pembinaan. Di tempat ini, para warga binaan sedang berusaha memperbaiki diri, menata harapan, dan kembali menjadi manusia yang berguna.

Kegagalan penyelundupan ini bukan untuk mempermalukan siapa-siapa. Ini adalah pengingat. Bahwa cinta sejati kepada keluarga adalah dengan mendukung mereka berubah, bukan dengan menyelundupkan jalan pintas yang justru menjerumuskan.

Lapas Tembilahan akan terus berdiri di garis depan. Jeli mengawasi, tegas menindak, namun tetap humanis membina. Karena di balik jeruji, masih ada harapan yang harus dijaga agar tidak ternoda.(thonk)

Penulis : Thonk

Editor : Ochtian S Reza

Berita Terkait

Batam Innovation Award 2026, Amsakar: Inovasi Harus Berdampak untuk Masyarakat
Pemko Batam dan DPD RI Bahas Penguatan Tata Kelola BUMD
Amsakar Buka Ruang Dialog dengan Mahasiswa, Bahas Pembangunan hingga Tata Kelola Batam
Kepala Rutan Batam Pimpin Apel Perdana, Tekankan Integritas dan Kepatuhan SOP
Batam Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Amsakar Terima Penghargaan
BMKG Prakirakan Kepri Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Siang Hari
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Warga Diminta Gunakan Rute Alternatif
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Batam Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:22 WIB

Batam Innovation Award 2026, Amsakar: Inovasi Harus Berdampak untuk Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 11:19 WIB

Pemko Batam dan DPD RI Bahas Penguatan Tata Kelola BUMD

Jumat, 11 September 2026 - 10:54 WIB

Amsakar Buka Ruang Dialog dengan Mahasiswa, Bahas Pembangunan hingga Tata Kelola Batam

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Kepala Rutan Batam Pimpin Apel Perdana, Tekankan Integritas dan Kepatuhan SOP

Kamis, 10 September 2026 - 19:17 WIB

Batam Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Amsakar Terima Penghargaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!