Momen Tak Biasa saat Panen, Viral Petani Jemur Gabah di Jalan Bypass Mamminasata Maros Sulsel

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulawesi selatan,lancangkuningnews.com – Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @abdulgf.agc, terlihat terpal dibentangkan di pinggir jalan untuk menjemur gabah hasil panen petani.

“Lampu merah, zebra cross, eh ada yang jemur padi,” tulisnya dalam keterangan video, dikutip pada Selasa, 14 April 2026.

Pakai Badan Jalan untuk Menjemur Gabah video viral yang kini sudah diputar lebih dari 100 ribu kali penayangan itu memperlihatkan gabah yang dijemur hingga hampir separuh badan jalan.

“Fasilitas umum rasa halaman rumah sendiri,” ujar pengunggah video.

‎“Maksud saya, lihat, bisa-bisanya ada di lampu merah jemur padi. Luar biasa, Astaghfirullah,” imbuhnya.

Video yang diambil tepatnya saat berhenti di traffic light bypass Mamminasata dan tak terlihat petani di dekatnya.

Menuai Pro dan Kontra di Tengah Warganet

Beragam komentar ditinggalkan oleh warganet dalam unggahan video viral tersebut.

‎Beberapa warganet beranggapan bahwa kemungkinan lokasi tersebut adalah tempat petani menjemur gabah sebelum berubah menjadi jalan.

‎“Kak, maklumi itu buat isi perut mereka. Kasihan mereka,” tulis akun @abe***********t

‎“Emang sengaja supaya dilindas mobil, jadi nggak usah digiling lagi,” tulis akun @sur********0

‎Selain itu, warganet juga menyoroti pentingnya ada sosialisasi agar masyarakat tidak lagi menjemur gabah di jalan raya.

‎Pasalnya, sosialisasi yang dilakukan dengan pendekatan yang benar dianggap bisa mengurangi potensi timbul kesalahpahaman dari berbagai pihak.

‎“Aktivitas menanam padi masyarakat di daerah situ sudah dilakukan turun temurun, yang perlu dilakukan adalah pendekatan persuasif dan edukasi ke masyarakat,” tulis akun @ahm******n

‎“Tidak semua pelanggaran muncul karena niat jahat, bisa jadi karena ketidaktahuan dan ketidakpahaman saja,” lanjutnya.

‎Namun, sebagian juga beranggapan bahwa tindakan tersebut membahayakan pengguna jalan.

“Stop normalisasi hal salah,” tulis akun @rav*******7

‎“Penggunaan fasilitas umum itu harus mengedepankan kepentingan umum, kalau sampai merugikan kepentingan umum maka itu tidak dibenarkan. Beda cerita kalau jemur padi di lahan milik pribadi,” tulis akun @gen****7 (Bill)

Berita Terkait

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut
Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 
BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi
Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap
Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas
Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat
Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:04 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:45 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:29 WIB

BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:26 WIB

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:25 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!