Menyoroti Kasus 252 Siswa di Jaktim Keracunan MBG, Diduga Pangsit Isi Tahu jadi Penyebab

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus keracunan MBG pada 252 siswa di Jakarta Timur. (Threads/bonitasyachputri)

Kasus keracunan MBG pada 252 siswa di Jakarta Timur. (Threads/bonitasyachputri)

Jakarta Timur,lancangkuningnews.com – Kasus keracunan makan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi di wilayah Pulogebang, Jakarta Timur.

‎Dalam kasus terbaru ini, ada sekitar 252 siswa dari beberapa sekolah dasar (SD) yang menjadi korban.

‎Para korban pun melakukan perawatan yang tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan (Faskes).

‎Viral dari Unggahan Orang Tua Siswa

‎Kasus keracunan yang terjadi di wilayah Jakarta Timur itu viral usai unggahan salah satu orang tua siswa di platform media sosial Threads.

‎Sebuah akun bernama @bonitasyachputri mengungkapkan bahwa anaknya mengalami gejala keracunan setelah menyantap MBG yang dibagikan pada Jumat, 8 Mei 2026.

‎MBG tersebut dibagikan oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulogebang 15.

‎“Sekolahan anak saya SDN 03 Ujung Menteng Jaktim keracunan MBG pada hari Jumat, 8 Mei 2026, gimana ini pihak SPPG Pulogebang 15? Bisa tanggung jawab gak?” tulisnya pada unggahan tersebut, dikutip pada Minggu, 10 Mei 2026.

‎Utas tersebut juga menandai akun Instagram Partai Gerindra dan Gubernur Jakarta, Pramono Anung untuk meminta kasus diusut.

‎Ia juga mengunggah video saat beberapa siswa SD terbaring di ranjang rumah sakit dan foto menu MBG pada hari itu.

‎Terlihat bahwa saat itu, SPPG Pulogebang 15 membagikan menu jamur crispy, pangsit isi tahu, bakmi Jawa, ayam suwir, tumis tauge beserta timun dan tomat, dan buah semangka.

‎Diduga dari Pangsit Isi Tahu

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengungkapkan bahwa keracunan diduga berasal dari makanan pangsit isi tahu.

‎Dugaan tersebut muncul karena saat dikonsumsi, makanan tersebut memiliki rasa yang sedikit masam.

‎“Diduga dari pangsit isi tahu, karena rasanya masam. Pemeriksaan laboratorium baru keluar paling cepat Selasa,” kata Ani kepada awak media.

‎Update Kondisi Korban Dugaan Keracunan

‎Ani menambahkan bahwa ada 252 siswa yang melaporkan mengalami gejala keracunan.

‎252 siswa tersebut banyak berasal RA Al Latifiyah, SD Negeri Cakung Timur 01, SD Negeri Ujung Menteng 02 dan 03, MI Al Adawiyah, MI Al Wathoniyah serta MTs Al Adawiyah.

‎“Yang mengakses faskes sejumlah 188 dan yang dirawat hingga Sabtu ada 26 (orang),” jelasnya.

‎Para siswa tersebut dirujuk ke sejumlah rumah sakit, yakni RS Citra Harapan Bekasi, RS Ananda, RSI Pondok Kopi, RS Resti Mulya, RS Firdaus, RSI Sukapura, dan RS Pekerja.

‎Sementara sebagian siswa lainnya menjalani rawat jalan di Puskesmas karena gejala ringan yang ditunjukkan.

‎Dinkes Jakarta juga menyebut bahwa SPPG Pulogebang 15 beroperasi sebagai salah satu dapur MBG sejak 31 Maret 2026 lalu.

‎Sebelumnya, kasus keracunan juga menimpa 72 siswa Jakarta Timur di daerah Pondok Kelapa pada 2 April 2026 lalu.

‎Sampai berita ini diturunkan, pihak SPPG Pulogebang 15 belum bersuara dan mengunci private akun Instagram resminya. (Bill)

Berita Terkait

JMSI: Masyarakat Pers Asia Perlu Bangun Narasi yang Otentik
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Digeruduk Polisi Buntut Janggalnya Laporan Santriwati yang Hamil Tanpa Pasangan
Kronologi Polemik Paskibraka Cathlyn Yvaine Lesmana yang Diganti Peserta Lain Meski Dapat Nilai Tinggi
Oknum Pimpinan Ponpes di Buaran Pekalongan Diduga Cabuli Santriwati, Ditangkap Polisi saat Hari Raya Idul Adha
Insiden KRL Duri-Tangerang Mogok, Viral Penumpang Pilih Turun Paksa Meski Harus Melompat‎
Viral Sapi Kurban Nimbrung di Acara Pernikahan, Acak-acak Kursi hingga Naik ke Pelaminan
Kronologi Banjir Bandang di Gorontalo Utara, Material Lumpur-Kayu Tutup Akses Vital 5 Desa yang Terdampak‎
Update Kasus Suap Proyek DJKA, Oknum Kepala Balai Kemenhub Diduga Terlibat Gratifikasi sebagai Pihak Pemberi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:37 WIB

JMSI: Masyarakat Pers Asia Perlu Bangun Narasi yang Otentik

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:22 WIB

Pengasuh Ponpes di Pekalongan Digeruduk Polisi Buntut Janggalnya Laporan Santriwati yang Hamil Tanpa Pasangan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:17 WIB

Kronologi Polemik Paskibraka Cathlyn Yvaine Lesmana yang Diganti Peserta Lain Meski Dapat Nilai Tinggi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:00 WIB

Oknum Pimpinan Ponpes di Buaran Pekalongan Diduga Cabuli Santriwati, Ditangkap Polisi saat Hari Raya Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:57 WIB

Insiden KRL Duri-Tangerang Mogok, Viral Penumpang Pilih Turun Paksa Meski Harus Melompat‎

Berita Terbaru

error: Content is protected !!