
Inhil. lancangkuningnews.com. – Kebakaran hebat melanda permukiman rumah semi-permanen di Jalan Pelabuhan Lama, RT 17 RW 07, Dusun Rumbai Sejuk, Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Sabtu (14/12/2024) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Beberapa rumah warga dilaporkan hangus, sementara penyebab kebakaran dan total kerugian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. Nursal, M.Si, menyebutkan kebakaran bermula dari rumah milik Asmuri (60), seorang petani, yang saat itu dalam keadaan kosong.
“Warga pertama kali melihat api membesar dari bagian belakang rumah tersebut. Mereka langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Tak lama kemudian, laporan kebakaran diterima oleh kantor Pemadam Kebakaran Inhil,” ujar Nursal.
Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan cepat, mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, satu mobil TRC, satu unit mobil pickup dari Balakar PSMTI, serta satu mesin pemadam dari Desa Mumpa. Proses pemadaman berlangsung lebih dari dua jam, dengan bantuan warga setempat.
“Berkat kerjasama yang baik antara petugas dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 WIB. Meskipun demikian, beberapa rumah mengalami kerusakan berat,” tambah Nursal.
Kebakaran ini menambah deretan panjang insiden serupa di wilayah Inhil, yang kerap terjadi akibat cuaca panas berkepanjangan. Pemerintah setempat mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran.
Berikut data kerugian sementara yang dilaporkan:
- Asmuri (60) – Petani, 4 anggota keluarga, rumah hangus.
- Idris (65) – Ketua RT, 3 anggota keluarga, rumah hangus.
- Aswan (65) – Petani, 6 anggota keluarga, rumah hangus.
- Asaf (60) – ASN, 4 anggota keluarga, rumah rusak ringan.
- Saini (65) – Petani, 5 anggota keluarga, rumah rusak ringan.
Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini. Sementara itu, respons cepat tim pemadam kebakaran dan masyarakat berhasil mencegah api menjalar lebih luas, menyelamatkan sebagian harta benda milik warga.
Pemerintah terus mengingatkan pentingnya kewaspadaan, terutama saat cuaca panas ekstrem yang meningkatkan risiko kebakaran di permukiman padat penduduk. (Mhd)















