Kasus Keracunan MBG di Demak, Ratusan Santri dari 5 Ponpes jadi Korban

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak,lancangkuningnews.com – Insiden keracunan massal usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi.

‎Kali ini, kasus keracunan MBG terjadi di Demak, Jawa Tengah dengan korban penerima manfaat dari kalangan santri beberapa pondok pesantren (Ponpes) dan B3 (Bumil, Busui, Balita).

‎Akibat dari keracunan terjadi, sejumlah fasilitas kesehatan di kota tersebut menjadi rujukan untuk penanganan pasien sejak Minggu, 19 April 2026.

‎Kepala Puskesmas Kebonagung, Arief Setiawan, mengungkapkan bahwa para korban mengalami gejala seperti mual dan muntah.

‎Rincian Korban Ratusan Santri dan B3

‎Puskesmas Kebonagung mencatat bahwa Ponpes Bustanul Quran terdapat 68 orang yang menjadi korban dan 33 di antaranya berobat jalan di ponpes, 23 lainnya dirujuk ke RS PKU Gubug dan 12 orang ke Getas Pendowo.

‎Ponpes Asnawiyah ada 97 orang korban keracunan, 67 di antaranya berobat jalan, 24 orang dirujuk ke Getas Pendowo, dan 6 orang ke PKU Gubug.

‎Lebih lanjut, Ponpes Hidayatul Mubtadiin ada 10 orang yang menjadi korban dan 5 orang dari Ponpes Al Maarif, di mana satu orag dirujuk ke RSU PKU Gubug. Sementara 4 orang lainnya melakukan rawat jalan.

‎Adapun satu orang dari MI Yosua dan Ponpes Nurul Sakinah dirawat di PKU Gubug, termasuk 1 orang dari kalangan B3 dan 4 lainnya rawat jalan. Sehingga, total korban dari B3 berjumlah 5 orang.

‎SPPG Dipasangi Garis Polisi, Tutup Operasional Sementara

‎Menyusul insiden keracunan tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Pilangwetan telah dipasangi garis polisi di depan gerbang,

‎Operasionalnya ditutup sementara untuk penyelidikan lebih lanjut.

‎Korwil SPPG Demak, Muzani Ali mengatakan bahwa makanan yang menjadi penyebab kasus keracunan dibagikan pada Sabtu, 18 April 2026.

‎Gejala keracunan kemudian muncul keesokan paginya pada Minggu, 19 April 2026.

‎“Menu yang dibagikan kemarin itu ada nasi goreng, kemudian ada telur ceplok, tahu goreng, acar timun wortel. Buahnya ada buah jeruk dan ada susu,” kata Ali kepada awak media pada Minggu, 19 April 2026.

‎SPPG Distribusikan 1.484 Porsi MBG

‎Mengenai porsi yang dibagikan, Ali menyebut bahwa SPPG membagikan sekitar 1.484 porsi, 550 porsi di antaranya dikirim ke 4 sekolah yang diduga terjadi insiden keracunan.

‎“Empat sekolah ini itu totalnya 550 porsi, tetapi yang kena gejala ada 110 orang, yang masuk, dibawa ke rumah sakit itu 95 orang,” papar Ali.

‎Ali juga memastikan bahwa pelaksanaan dapur MBG di SPPG terkait sudah memenuhi standar operasional prosedur atau SOP, termasuk dengan proses pendistribusian.

‎“Secara SOP sudah, sudah dipenuhi semua,” ucapnya.

‎Sampel makanan dikirim ke Labkesda Provinsi Jateng untuk mencari tahu penyebab pasti keracunan yang dialami para korban. (Bill)

Berita Terkait

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut
Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 
BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi
Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap
Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas
Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat
Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:04 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:45 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik, Manajemen HH Club Dipolisikan 

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:29 WIB

BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI dan Manajemen Risiko Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:26 WIB

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:25 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!