Insiden Santriwati Meninggal Dunia di Curug Kanesia Baturraden, Tim SAR Sebut Kedalaman Kolam Capai 7 Meter‎

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi korban tenggelam di Curug Kanesia, Baturraden. (Instagram/setiaji_heroestianto)

Evakuasi korban tenggelam di Curug Kanesia, Baturraden. (Instagram/setiaji_heroestianto)

Views: 643

lancangkuningnews.com – Kegiatan outing class yang harusnya digunakan sebagai waktu untuk refreshing, justru berubah jadi duka mendalam.

‎Sebuah insiden terjadi saat Pondok Pesantren ZIIS Cilongok, Banyumas melaksanakan outing class di Curug Kanesia, Baturraden pada Selasa pagi, 12 Mei 2026 dan salah satu santriwatinya meninggal dunia karena tenggelam.

‎Santriwati dengan inisial A (16) itu terpeleset saat sedang melakukan sesi foto bersama rombongan di area curug tersebut.

‎Terpeleset saat Foto Bersama di Sekitar Curug

‎Ketua Tim Rescue, Ilham Faristio membeberkan bahwa sebelum ke area curug, para siswa Ponpes ZIIS berkegiatan lebih dulu di Gedung Diklat Baturraden.

‎Setelah agenda di gedung diklat selesai, rombongan siswa kemudian ke area curug.

‎“Pada pukul 08.30 WIB mereka melakukan outing class ke Curug Kanesia, Baturraden,” kata Ilham kepada awak media di lokasi kejadian pada Selasa, 12 Mei 2026.

‎Lebih lanjut, kata Ilham, saat akan foto bersama, korban A tersebut terpeleset dan jatuh tenggelam di kolam area air terjun.

‎Tenggelam di Kolam Air Terjun Sedalam 7 Meter

‎Mengetahui ada korban tenggelam, relawan yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan pencarian.

‎Namun, karena kondisi arus air dan kolam yang cukup dalam, pencarian kemudian dilakukan bersama Basarnas.

‎Setelah dilakukan pencarian, korban berhasil ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB dan berhasil diangkat dari dalam kolam.

‎“Debit airnya sebenarnya normal, tapi air terjunnya deras sekali. Korban tadi berada di bawah batu, jadi posisinya paling dekat dengan air terjun,” terang Imam, relawan SAR Banyumas yang ikut dalam proses evakuasi.

‎“Sekitar satu jam korban berada di dalam air, kedalaman kolam sekitar 7 meter,” sambungnya.

‎Tim evakuasi lantas memberikan imbauan agar para wisatawan yang datang ke area curug dan air terjun harus selalu waspada.

‎Meski air terlihat tenang, tapi ada beberapa bagian yang memiliki kedalaman cukup berbahaya.

‎Sementara itu, dalam video viral di media sosial, terlihat rombongan tim SAR membawa kantong jenazah untuk dibawa naik setelah dievakuasi.

‎“Alhamdulillah korban diketemukan. Korban tenggelam di Curug Kanesia,” dikutip dari rekaman video yang diunggah di akun Instagram @setiaji_heroestianto. (Bill)

Berita Terkait

Amsakar: Budaya Melayu Perkuat Identitas dan Pariwisata Batam
Amsakar Ikut Jalan dan Senam Bersama Ribuan Warga Batu Ampar, Tekankan Pentingnya Kekompakan
Amsakar ke KAHMI: Mari Bergerak Bersama Membangun Batam
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen
Batam Innovation Award 2026, Amsakar: Inovasi Harus Berdampak untuk Masyarakat
Pemko Batam dan DPD RI Bahas Penguatan Tata Kelola BUMD
Amsakar Buka Ruang Dialog dengan Mahasiswa, Bahas Pembangunan hingga Tata Kelola Batam
Kepala Rutan Batam Pimpin Apel Perdana, Tekankan Integritas dan Kepatuhan SOP

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:51 WIB

Amsakar Ikut Jalan dan Senam Bersama Ribuan Warga Batu Ampar, Tekankan Pentingnya Kekompakan

Minggu, 13 September 2026 - 18:52 WIB

Amsakar ke KAHMI: Mari Bergerak Bersama Membangun Batam

Jumat, 11 September 2026 - 17:35 WIB

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen

Jumat, 11 September 2026 - 11:22 WIB

Batam Innovation Award 2026, Amsakar: Inovasi Harus Berdampak untuk Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 11:19 WIB

Pemko Batam dan DPD RI Bahas Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!