Hotspot Terpantau, Pemkab Inhil Kerahkan Tim ke Empat Kecamatan

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indragiri Hilir, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan kesiapsiagaan penuh menyusul terdeteksinya 15 titik panas (hotspot) berdasarkan laporan pemantauan satelit per Kamis, 12 Februari 2026.

Berdasarkan data sementara, titik panas teridentifikasi di Kecamatan Gaung, Pulau Burung, Tempuling, dan Teluk Belengkong.

Konsentrasi terbanyak berada di Kecamatan Gaung dan Pulau Burung dengan tingkat kepercayaan menengah. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat potensi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat berdampak pada lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi.

Kepala BPBD Inhil, R. Arliansyah, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberi ruang bagi kelengahan dalam menghadapi potensi karhutla.

“Begitu laporan diterima, kami langsung menginstruksikan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Tim 5 Karlahut untuk turun ke lapangan melakukan verifikasi, pemadaman, dan pendinginan. Respons cepat adalah kunci agar potensi kebakaran tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen nyata, BPBD memperkuat koordinasi lintas sektor bersama TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, serta aparat desa. Sinergi ini memastikan setiap potensi titik api dapat direspons secara cepat, terukur, dan terintegrasi.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menilai bahwa pencegahan adalah strategi utama dalam mengendalikan risiko karhutla. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Kondisi cuaca yang relatif kering meningkatkan potensi api cepat meluas apabila terjadi kelalaian.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi. Menjaga Inhil dari karhutla adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tambah R. Arliansyah.

BPBD Inhil akan terus melakukan pemantauan berkala melalui sistem satelit dan laporan lapangan. Apabila terjadi peningkatan eskalasi, langkah penanganan akan ditingkatkan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan komitmennya untuk memastikan wilayah tetap aman dan terkendali melalui kesiapsiagaan, respons cepat, serta partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Stabilitas lingkungan adalah fondasi keberlanjutan pembangunan daerah. (Thonk)

Berita Terkait

Ibu di Inhil Bernapas Lega: MBG, Cinta yang Disajikan Hangat Setiap Hari
Milad ke-61 Inhil, Bupati Herman Ajak Seluruh Elemen Bangkitkan Marwah Daerah
Panitia Pelantikan Pengurus dan HUT JMSI ke 6 di Riau Gelar Rapat Terakhir
DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil
PDAM Tirta Indragiri Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial
Polsek Keritang Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani Desa
Sinergi Polisi Dan Petani di Enok Dorong Ketahanan Pangan
Personel Polsek Enok Pantau Tanaman Pekarangan Warga, Dorong Produktivitas Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:33 WIB

Ibu di Inhil Bernapas Lega: MBG, Cinta yang Disajikan Hangat Setiap Hari

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:58 WIB

Milad ke-61 Inhil, Bupati Herman Ajak Seluruh Elemen Bangkitkan Marwah Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:46 WIB

Panitia Pelantikan Pengurus dan HUT JMSI ke 6 di Riau Gelar Rapat Terakhir

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:09 WIB

DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:18 WIB

PDAM Tirta Indragiri Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru

error: Content is protected !!