BATAM – Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Batam, Dr. Ridwan Afandi, SSTP., M.Eng, menerima kunjungan peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (Stula PKA) Angkatan I dan II Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Kantor DPRD Kota Batam.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna DPRD Kota Batam itu turut dihadiri Anggota DPRD Kota Batam, Hery Herlangga. Kunjungan tersebut menjadi forum berbagi pengalaman mengenai penguatan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan administrasi di lingkungan Sekretariat DPRD.
Mengawali sambutannya, Ridwan Afandi menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia mengaku bangga karena DPRD Kota Batam dipercaya menjadi salah satu lokasi studi lapangan bagi para peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator.
Dengan diawali sebuah pantun, Ridwan juga menyampaikan harapan agar kunjungan tersebut dapat mempererat silaturahmi sekaligus menjadi ruang bertukar pengetahuan dan pengalaman antarlembaga.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada DPRD Kota Batam sebagai lokasi studi lapangan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat serta memperkaya wawasan kita bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Ridwan menjelaskan peran strategis Sekretariat DPRD sebagai perangkat daerah yang memberikan dukungan administratif kepada pimpinan dan anggota DPRD, mulai dari pelayanan persidangan, administrasi umum, pengelolaan keuangan, hingga penyediaan berbagai fasilitas penunjang pelaksanaan tugas kedewanan.
Ia juga memaparkan berbagai inovasi yang telah diterapkan melalui digitalisasi layanan berbasis e-governance. Di antaranya pengembangan aplikasi e-SPPDdan e-Tamu yang mampu mempercepat proses administrasi sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan.
“Pemanfaatan teknologi informasi sangat membantu kinerja Sekretariat DPRD. Melalui aplikasi seperti e-SPPD dan e-Tamu, pelayanan menjadi lebih cepat, tertib, dan akuntabel,” jelas Ridwan.
Menurutnya, penerapan sistem digital memberikan dampak positif terhadap tata kelola administrasi. Selain meningkatkan efisiensi kerja, digitalisasi juga mampu menekan potensi kesalahan dalam penyusunan dokumen pertanggungjawaban anggaran.
Ridwan mengungkapkan, selama menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kota Batam, penerapan sistem berbasis teknologi berhasil meminimalkan tingkat kesalahan administrasi. Penyimpanan dokumen secara digital juga dinilai lebih aman karena mengurangi risiko kehilangan maupun kerusakan arsip.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas sebagai administrator pemerintahan, termasuk membangun sinergi lintas organisasi.
Menjawab berbagai pertanyaan peserta, Ridwan menegaskan bahwa komunikasi dan koordinasi menjadi kunci utama keberhasilan dalam menjalankan roda organisasi pemerintahan.
“Komunikasi yang baik dengan pimpinan, anggota DPRD, maupun seluruh jajaran pegawai akan mempermudah penyelesaian berbagai persoalan. Dengan koordinasi yang kuat, setiap tantangan dapat diatasi secara bersama-sama,” katanya.
Melalui kunjungan studi lapangan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan DPRD Kota Batam, sekaligus menjadi wadah berbagi inovasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol penghargaan antarlembaga, dilanjutkan sesi foto bersama seluruh peserta dan jajaran DPRD Kota Batam. (adv-bd)
Penulis : BUDI
Editor : OCHITIAN S REZA















