Danramil Apresiasi PT RSUP atas Respon Cepat Tangani Karhutla Pulau Burung

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 642

Inhil – Di tengah meningkatnya eskalasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, tim siaga pemadam kebakaran PT Riau Sakti United Plantations (RSUP) kembali menunjukkan respons cepat dan komitmennya dalam penanggulangan bencana. Bekerja sama dengan Komando Rayon Militer (Koramil) 11/Pulau Burung dari Kodim 0314/Inhil, tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran yang terjadi di lahan masyarakat di Paret Atas, Dusun Mekar Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir pada Selasa, 22 Juli 2025.

Kejadian kebakaran terdeteksi sekitar pukul 11.00 WIB, saat titik api mulai terlihat di kawasan perkebunan masyarakat. Cuaca panas dan angin yang cukup kencang membuat api berpotensi menyebar dengan cepat.

Menanggapi situasi darurat ini, PT RSUP segera mengerahkan tim pemadam kebakaran terlatih beserta peralatan lengkap untuk diterjunkan ke lokasi. PT RSUP yang merupakan bagian dari Sambu Group, sebuah perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), memiliki komitmen yang kuat untuk pencegahan dan penanganan Karhutla.

Humas PT RSUP, Andy Ferial, menyatakan bahwa kesigapan ini merupakan prosedur standar perusahaan dalam menghadapi ancaman Karhutla, terutama di sekitar wilayah operasional.

“Saat kami menerima laporan mengenai adanya titik api, tim siaga Karhutla, kami langsung berkoordinasi dengan aparat setempat, dalam hal ini Koramil 11/Pulau Burung, dan segera bergerak ke lokasi. Prioritas utama kami adalah memastikan api tidak meluas dan dapat segera dipadamkan untuk melindungi lingkungan serta perkebunan masyarakat dari kerugian yang lebih besar,” ujar Andy Ferial.

Upaya pemadaman berlangsung intensif selama hampir sebelas jam. Tim gabungan dari PT RSUP dan TNI bahu-membahu, menyisir area yang terbakar untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang dapat memicu kebakaran kembali. Berkat sinergi dan kerja keras tanpa lelah, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sebelum pukul 22.00 WIB.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 11/Pulau Burung, Lettu Inf. Delmy Armansyah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kecepatan dan dukungan penuh dari PT RSUP.

“Kami sangat mengapresiasi respons cepat dan keseriusan dari PT Riau Sakti United Plantations. Kolaborasi yang solid antara kami di lapangan sangat vital dalam keberhasilan operasi pemadaman ini. Ketersediaan personel dan peralatan dari PT RSUP secara signifikan mempercepat proses pemadaman dan pendinginan,” ungkap Lettu Inf. Delmy Armansyah.

Hal lain yang patut diapresiasi adalah, PT RSUP memadamkan api yang bukan di wilayah operasionalnya. Namun kebun masyarakat. Dengan cekatan tanpa pamrih team Karhutla PT RSUP terjun langsung untuk padamkan api guna mencegah perluasan wilayahan kebakaran.

Danramil menambahkan bahwa sinergi antara TNI, perusahaan, dan masyarakat adalah kunci utama dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla, sejalan dengan arahan pemerintah pusat dan daerah yang telah menetapkan status Tanggap Darurat Karhutla untuk Provinsi Riau.

Saat ini Provinsi Riau tengah menghadapi tantangan serius terkait Karhutla. Pemerintah Provinsi Riau secara resmi telah menetapkan status Tanggap Darurat Karhutla pada 22 Juli 2025, menyusul peningkatan signifikan jumlah titik panas di berbagai kabupaten, termasuk Indragiri Hilir.

Selain memiliki tim siaga api yang tangguh, perusahaan secara rutin melakukan patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar, serta berinvestasi dalam infrastruktur dan teknologi pencegahan kebakaran.

“Kami sadar betul bahwa pencegahan adalah langkah terbaik. Namun, ketika bencana seperti ini terjadi, kami siap berada di garis terdepan untuk membantu. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan wujud nyata dari komitmen kami sebagai perusahaan nasional yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat,” tutup Andy Ferial.

*Tentang Sambu Group*
Didirikan pada tahun 1967 oleh Tay Juhana, PT Pulau Sambu merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis pengolahan kelapa. Memiliki tiga pabrik yang tersebar di Provinsi Riau—PT Pulau Sambu di Kuala Enok (1967), PT Pulau Sambu di Guntung (1983), dan PT Riau Sakti United Plantations (1993)—Sambu Group berusaha menciptakan industri kelapa ke level lebih tinggi melalui pengembangan sistem yang berbeda dari yang pernah ada sebelumnya.

Sambu Group berhasil mengintegrasikan petani kelapa lokal Indonesia dengan pasar. Petani kelapa menjadi entitas yang tak terpisahkan secara sosial dengan perusahaan. Sebagai pelopor industri kelapa, Sambu Group berusaha mengembangkan inovasi produk berbasis kelapa melalui merek KARA.

Usaha Sambu Group mengakomodir kebutuhan kelapa untuk industri bermitra dengan masyarakat dan lingkungan untuk menghadirkan inklusifitas sosial, konservasi lingkungan hidup, dan stabilitas ekonomi bagi bisnis dan masyarakat disekitar.

Salah satu prinsip Sambu Group, selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan sosial ekonomi petani kelapa Indonesia yang menjadi mitranya. Upaya ini dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, penyelenggaraan berbagai kegiatan religi hingga program pendidikan masyarakat di sekitar industri. Membeli produk Sambu Group dengan merek KARA turut berkontribusi untuk kesejahteraan dan kehidupan petani kelapa Indonesia yang lebih baik. (*)

Berita Terkait

DKUPP Inhil Buka Posko Pengaduan Mafia Lapak dengan QR Code
Tekanan Fiskal Menguat, Iwan Taruna Dorong APBD 2027 Inhil Lebih Selektif dan Berpihak
Golkar Inhil Matangkan Persiapan Musda 2026
Ketua DPRD Inhil Dorong Sinergi Forkopimda Hadapi Persoalan Daerah
Tekan Kebocoran Retribusi, DPRD Inhil Apresiasi Ketegasan DKUPP
Ketua DPRD Inhil Hadiri Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun di Tengah Kekeringan
Ketua DPRD Inhil Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla Bersama Tim Penyuluh Mabes TNI
Masa Persidangan VI Ditutup, DPRD Inhil Buka Masa Persidangan VII Tahun Sidang 2026

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:43 WIB

DKUPP Inhil Buka Posko Pengaduan Mafia Lapak dengan QR Code

Selasa, 15 September 2026 - 15:48 WIB

Tekanan Fiskal Menguat, Iwan Taruna Dorong APBD 2027 Inhil Lebih Selektif dan Berpihak

Selasa, 15 September 2026 - 14:19 WIB

Golkar Inhil Matangkan Persiapan Musda 2026

Selasa, 15 September 2026 - 11:52 WIB

Ketua DPRD Inhil Dorong Sinergi Forkopimda Hadapi Persoalan Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 22:12 WIB

Tekan Kebocoran Retribusi, DPRD Inhil Apresiasi Ketegasan DKUPP

Berita Terbaru

PIKORI BP Batam Serahkan Bantuan Kemanusiaan Korban NTT melalui BAZNAS (ket/photo)

Pilihan Editor

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:53 WIB

error: Content is protected !!