Anambas, Lancangkuningnews.com – Sejumlah tokoh masyarakat Jemaja Timur memanfaatkan kunjungan Gubernur Kepulauan Riau dan Wakil Gubernur ke Kabupaten Kepulauan Anambas untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur jalan provinsi, Senin (13/4/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung di sela agenda Halal Bihalal di Tarempa. Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, bersama Wakil Gubernur menyempatkan waktu beristirahat dan makan siang di Wisma Meranti sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandara Hang Nadim Batam.
Dalam kesempatan itu, sejumlah tokoh dari Jemaja Timur yang terdiri dari tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, serta pengurus partai hadir untuk menyampaikan langsung kondisi jalan lintas provinsi sepanjang kurang lebih 12 kilometer yang hingga saat ini belum rampung.
Apriagun, selaku tokoh Partai Demokrat Jemaja Timur, menyampaikan bahwa kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan dan membahayakan masyarakat karena banyak terdapat lubang di hampir seluruh ruas jalan.
“Jalan yang dibangun sejak masa Jemaja-Anambas masih menjadi bagian Kabupaten Natuna ini kondisinya cukup parah. Kami berharap Pemerintah Provinsi dapat menuntaskan pembangunan jalan tersebut sebelum masa jabatan berakhir, apa pun caranya, termasuk melalui koordinasi dengan pemerintah pusat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Antoni, tokoh pemuda Jemaja Timur. Ia berharap pemerintah daerah dapat merealisasikan janji kampanye, khususnya terkait pembangunan infrastruktur jalan.
“Kami memahami adanya keterbatasan anggaran, namun kami yakin Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memiliki kemampuan untuk memperjuangkan dukungan dari pemerintah pusat guna percepatan pembangunan,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan permohonan maaf apabila realisasi pembangunan belum maksimal, khususnya untuk wilayah Jemaja Timur. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan penyelesaian pembangunan jalan tersebut.
“InsyaAllah, saya bersama Bupati Anambas akan segera berkoordinasi dengan Menteri Pembangunan Kewilayahan guna mendapatkan dukungan anggaran yang lebih besar. Apalagi keberadaan akses jalan ini sangat penting, terlebih dengan meningkatnya aktivitas transportasi, termasuk operasional kapal RoRo di Kuala Maras,” jelasnya.
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk bersabar dan tetap mendukung upaya pemerintah dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur di daerah.
“Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin agar pembangunan jalan ini dapat segera terealisasi,” tutupnya. (Fn)















