JMSI Kolaborasi Dengan PT. PHR, RSF Serta BBKSDA Riau, Kunjungi Konservasi Gajah WK Rokan

Sabtu, 8 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Views: 698

Pekanbaru, 8/06/2024 – Wakil Ketua Bidang Organisasi JMSI Riau, Tun Akhyar, bersama rombongan yang didampingi Fakhrunas MA Jabbar dan Bendahara Tommy F Gani, serta Wakil Ketua JMSI Pusat Jayanto, mengunjungi kawasan Agroforestri dan Konservasi Gajah di Wilayah Kerja (WK) Rokan yang dikelola PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Pada kunjungan ini, mereka disambut oleh Analyst Social Performance PT PHR Priawansyah, Humas PT PHR Yulia Rintawati, serta mitra PHR dari NGO Rimba Satwa Foundation (RSF), Zulhusni Syukri dan Git Fernando.

Tun Akhyar menegaskan pentingnya kawasan WK Rokan, yang bukan hanya sebagai lokasi pengeboran minyak bumi tetapi juga sebagai kawasan agroforestri dan konservasi gajah. Program konservasi ini merupakan kolaborasi antara PT PHR, BBKSDA Riau, dan RSF, bertujuan untuk pelestarian habitat dan populasi gajah Sumatra.

“Program ini sangat penting untuk menjaga ekosistem dan mengurangi konflik antara manusia dan gajah. Kami mengajak wartawan untuk menulis tentang program ini, yang akan dilombakan di tingkat Provinsi Riau pada bulan Agustus, serta di tingkat nasional melalui lomba karya jurnalistik PENA PHR,” ujar Tun Akhyar.

Zulhusni Syukri dari RSF menjelaskan bahwa program pelestarian gajah mencakup tiga aspek: gajah, manusia, dan habitatnya. Patroli rutin dilakukan untuk mengawasi dan menjinakkan gajah liar, serta pemasangan GPS Collar untuk memantau pergerakan gajah. Program agroforestri juga diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan bibit tanaman dan hewan ternak.

Priawansyah menambahkan bahwa saat ini terdapat 75 ekor gajah liar dan 15 ekor gajah jinak di WK Rokan. Program konservasi berbasis satelit digunakan untuk mengantisipasi konflik, dengan menanam tumbuhan pakan di rute perlintasan gajah.

“Sejak 2021, PHR berkomitmen melestarikan gajah Sumatra, baik liar maupun jinak, guna mencapai keseimbangan antara manusia, gajah, dan alam,” kata Priawansyah.

Dalam kunjungan ini, anggota JMSI Riau juga berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dengan pengelola program dan kegiatan penanaman pohon.

Berita Terkait

DPRD Inhil Setujui Perubahan APBD 2026, Pemkab Sampaikan Pendapat Akhir Bupati
Iwan Taruna Hadiri Ziarah Nasional HUT ke-81 TNI Tahun 2026
Sekda Tantawi Jauhari Wakili Bupati Inhil Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026
DPRD Inhil Gelar Paripurna Penyampaian Ranperda Perubahan APBD 2026
DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Ke-18 Masa Persidangan VI Tahun Sidang 2026
Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil Hadiri Puncak Hari Anak Nasional 2026
DKUPP Inhil Buka Posko Pengaduan Mafia Lapak dengan QR Code
Tekanan Fiskal Menguat, Iwan Taruna Dorong APBD 2027 Inhil Lebih Selektif dan Berpihak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:23 WIB

DPRD Inhil Setujui Perubahan APBD 2026, Pemkab Sampaikan Pendapat Akhir Bupati

Selasa, 29 September 2026 - 18:24 WIB

Iwan Taruna Hadiri Ziarah Nasional HUT ke-81 TNI Tahun 2026

Selasa, 29 September 2026 - 00:22 WIB

Sekda Tantawi Jauhari Wakili Bupati Inhil Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026

Selasa, 29 September 2026 - 00:17 WIB

DPRD Inhil Gelar Paripurna Penyampaian Ranperda Perubahan APBD 2026

Jumat, 25 September 2026 - 08:29 WIB

DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Ke-18 Masa Persidangan VI Tahun Sidang 2026

Berita Terbaru