TAREMPA — Puluhan warga Desa Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan, bersama masyarakat terdampak lainnya mendatangi Kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tarempa, Selasa malam (25/8/2026).
Aksi tersebut dipicu oleh frekuensi pemadaman listrik yang dinilai terlalu sering dan tidak menentu. Kondisi itu dikeluhkan karena mengganggu aktivitas sehari-hari serta kegiatan usaha masyarakat.
Kepala Desa Air Bini, Landa, turut mendampingi warganya menyampaikan aspirasi kepada pihak PLN. Ia meminta manajemen PLN memberikan kepastian terkait kondisi pasokan listrik di wilayah tersebut.
“Jika memang keterbatasan kapasitas atau kendala pada PLTD belum bisa diatasi sepenuhnya, kami meminta pihak PLN setidaknya membuat dan mengumumkan jadwal pemadaman secara baik dan transparan,” ujar Landa di sela-sela aksi.
Menurutnya, kepastian jadwal pemadaman penting agar masyarakat dan pelaku usaha dapat menyesuaikan aktivitas serta meminimalkan kerugian akibat pemadaman yang terjadi secara tiba-tiba.
Aksi warga berlangsung hingga malam hari dengan pengamanan dari kepolisian. Warga berharap PLN ULP Tarempa segera memberikan tanggapan dan mengambil langkah perbaikan terhadap persoalan teknis pembangkit.
Masyarakat juga meminta adanya penataan jadwal pemadaman yang jelas dan dapat diketahui publik apabila pasokan listrik belum dapat dipulihkan secara normal. (Slv)















