Tarif Listrik di Batam Belum Naik, PLN Imbau Warga Rujuk Kanal Informasi Resmi

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN Batam memastikan hingga saat ini belum ada kenaikan maupun perubahan tarif listrik bagi seluruh pelanggan di Kota Batam. Penegasan tersebut disampaikan menyusul ramainya pembahasan mengenai kenaikan tarif listrik yang beredar di tengah masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Asisten Manager Komunikasi PLN Batam, Furqon, mengatakan tarif listrik yang berlaku saat ini masih mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Hingga kini, PLN Batam juga belum menerima keputusan resmi terkait penyesuaian tarif baru.

Menurutnya, perubahan tarif listrik tidak dapat dilakukan secara langsung karena harus melalui sejumlah tahapan dan mekanisme yang telah diatur pemerintah.

“Setiap penyesuaian tarif harus melalui proses yang jelas. PLN Batam terlebih dahulu mengajukan usulan kepada Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, kemudian dilakukan pembahasan dan persetujuan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Furqon.

Ia menjelaskan, apabila nantinya terdapat kebijakan perubahan tarif, PLN Batam wajib melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum tarif baru diberlakukan. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.

“Sampai saat ini belum ada kebijakan baru terkait tarif listrik di Batam. Jika ada perubahan, tentu akan disampaikan secara resmi kepada masyarakat,” katanya.

Berdasarkan tarif yang masih berlaku saat ini, pelanggan rumah tangga golongan R-2/TR dengan daya di atas 2.200 VA hingga 5.500 VA dikenakan tarif Rp1.273,80 per kWh. Sementara pelanggan rumah tangga golongan R-3/TR dengan daya di atas 5.500 VA dikenakan tarif Rp1.256,59 per kWh.

Untuk pelanggan prabayar rumah tangga, tarif daya 1.300 VA sebesar Rp1.433,71 per kWh dan daya 2.200 VA sebesar Rp1.442,11 per kWh. Sedangkan pelanggan dengan daya di atas 2.200 VA hingga 5.500 VA dikenakan tarif Rp1.680,66 per kWh.

Di sektor usaha, pelanggan bisnis golongan B-2/TR dengan daya di atas 2.200 VA hingga 200 kVA dikenakan tarif berkisar Rp1.266,70 hingga Rp1.301,68 per kWh. Sementara pelanggan industri golongan I-2 hingga I-4 membayar tarif mulai Rp968 hingga Rp1.171,30 per kWh sesuai kapasitas daya dan pola konsumsi.

PLN Batam mengimbau masyarakat untuk selalu merujuk pada informasi resmi perusahaan dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi terkait tarif listrik.

“Jika ada kebijakan baru, kami akan menyampaikannya secara terbuka dan sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Furqon. (Bd)

Berita Terkait

Bupati Aneng Tegaskan Komitmen Taat Aturan, Minta Maaf atas Kelalaian Berkendara Tanpa Helm
Disambut Tepung Tawar, Kapal Patroli Baru Jadi Bukti Perhatian Kapolda Kepri untuk Laut Anambas
Mengawali 1448 Hijriah, Lapas Batam Ajak Warga Binaan Hijrah ke Arah Lebih Baik
Kepemimpinan Dato’ Aneng Berbuah Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI
Peringati HUT ke-18 Anambas, Bupati Aneng Hadirkan Siraman Rohani untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Perkuat Kemitraan dengan Media melalui Media Gathering Kepri 2026
Bukti Profesionalisme, Ditintelkam Polda Kepri Sukses Raih Nilai IKPA Sempurna
Guru Honorer Ditangkap, Diduga Setubuhi Dan Cabuli Murid Dua Kali di Bekas Ruang UKS

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:48 WIB

Bupati Aneng Tegaskan Komitmen Taat Aturan, Minta Maaf atas Kelalaian Berkendara Tanpa Helm

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:53 WIB

Disambut Tepung Tawar, Kapal Patroli Baru Jadi Bukti Perhatian Kapolda Kepri untuk Laut Anambas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:57 WIB

Mengawali 1448 Hijriah, Lapas Batam Ajak Warga Binaan Hijrah ke Arah Lebih Baik

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:46 WIB

Kepemimpinan Dato’ Aneng Berbuah Penghargaan Tokoh Inspiratif Indonesia dari SMSI

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:19 WIB

Peringati HUT ke-18 Anambas, Bupati Aneng Hadirkan Siraman Rohani untuk Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!