ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, menyambut hangat kedatangan dai nasional Ustadz DR. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D., dalam rangka kunjungan syiar agama di Bumi Berazam, Rabu (17/6/2026).
Kedatangan Ustadz Das’ad Latif disambut penuh antusias oleh pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat yang telah menantikan kehadiran penceramah kondang asal Makassar tersebut.
Rangkaian penyambutan dimulai sejak pagi saat Ustadz Das’ad Latif tiba di Bandar Udara Matak. Setelah melanjutkan perjalanan laut menuju Tarempa, rombongan tiba di Pelabuhan Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Anambas dan langsung disambut jajaran pimpinan daerah.
Setibanya di pelabuhan, Ustadz Das’ad Latif menerima penyambutan adat Melayu yang sarat makna. Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Anambas memimpin prosesi Tepung Tawar sebagai simbol doa keselamatan, keberkahan, serta harapan agar tamu kehormatan senantiasa mendapat perlindungan selama berada di daerah tersebut.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengalungan kain tenun khas Anambas bertuliskan “Anambas” sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang kepada sang dai.
Bupati Aneng menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesediaan Ustadz Das’ad Latif hadir di tengah masyarakat Kepulauan Anambas.
“Kehadiran Ustadz DR. H. Das’ad Latif merupakan berkah luar biasa bagi daerah kita. Kami berharap tausiyah dan syiar yang beliau bawa dapat menyejukkan hati, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat Kepulauan Anambas,” ujar Aneng.
Usai prosesi penyambutan, Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan Ustadz Das’ad Latif melaksanakan doa bersama di area pelabuhan untuk memohon kelancaran seluruh rangkaian kegiatan keagamaan yang telah dijadwalkan selama kunjungan berlangsung.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju lokasi transit dengan pengawalan dari personel TNI Angkatan Laut Lanal Tarempa, Polres Kepulauan Anambas, Satpol PP, dan instansi terkait guna memastikan seluruh agenda berjalan aman dan lancar.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai sepanjang proses penyambutan. Kehadiran Ustadz Das’ad Latif diharapkan mampu memberikan semangat baru dalam memperkuat pembangunan mental dan spiritual masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan yang menjadi beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kunjungan syiar ini juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Kepulauan Anambas. (Slv)















