WO Marwah Makin Dikuliti, Terungkap Sering Telat Bayar Gaji Karyawan hingga Kebiasaan Hedon Owner

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral WO Marwah yang diduga lakukan penipuan pada calon pengantin juga bermasalah dengan karyawannya. (Threads/putriwlndry - a.cheerfulgirl)

Viral WO Marwah yang diduga lakukan penipuan pada calon pengantin juga bermasalah dengan karyawannya. (Threads/putriwlndry - a.cheerfulgirl)

Bekasi,lancangkuningnews.com – Kasus dugaan penipuan wedding organizer (WO) Marwah Catering Service sedang ramai jadi perbincangan di jagat maya.

‎Sejumlah korban mengungkapkan kebingungannya dengan nasib rencana pernikahan yang harusnya digelar dalam beberapa hari hingga beberapa bulan ke depan.

‎Kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh WO Marwah ini mencuat usai salah satu keluarga korban mengunggah momen pernikahan sederhana tanpa dekorasi dan catering seperti yang sudah dijanjikan.

‎Dalam unggahan tersebut, acara resepsi yang seharusnya digelar di gedung Islamic Center Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu, 23 Mei 2026 batal dilaksanakan karena pihak WO Marwah menghilang.

‎Setelah kasus tersebut viral, terungkap bahwa tak hanya pada pengantin, sejumlah masalah terkait gaji pegawai pun turut terbongkar.

‎Gaji Pegawai Telat Dibayarkan

‎Salah satu utas di platform media sosial Threads mengungkapkan bahwa owner WO Marwah, Ekarisma dan suaminya sering telat membayar gaji pegawai.

‎“Pembayaran fee part time yang molor dari perjanjian awal. Udah tertera di bawah sini kalo pembayaran H+1 nyatanya bisa sampai H+4, itu pun waktu di-follow up suka dioper dan nunggu mulu,” tulis mantan pegawai part time WO Marwah dalam akun Threads @fwzagyt_0823 pada Minggu, 24 Mei 2026.

‎Ia juga membagikan tangkapan layar dari pihak WO Marwah yang menyebutkan bahwa pegawai part time mendapatkan bayaran Rp300.000 per hari.

‎Karyawan Tetap Tidak Mendapat Bonus

‎Melalui utas yang lain, ia membeberkan bahwa karyawan tetap di WO Marwah tidak mendapatkan bonus bayaran jika mengurusi acara pernikahan.

‎“Karyawan tetap yang menjadi tim di event wedding di hari tersebut, tidak mendapatkan bonus tambahan seperti biaya transport dan makan,” ungkapnya.

‎“Karyawan tetap hanya diberi gaji per bulan yang itu pun dirapel,” imbuhnya.

‎Meski pembayaran gaji untuk pegawai telat, ia juga mengungkapkan bahwa owner WO Marwah sering bepergian untuk umroh dan liburan ke Labuan Bajo.

‎“Gaji yang harusnya jadi hak karyawan beberapa bulan nggak diturunin, tapi ownernya alias Ekarisma ini bisa bolak-balik umroh dan liburan ke Labuan Bajo,” tuturnya.

‎Disebut Sering Mengancam Bakal Gunakan UU ITE

‎Sementara dalam utas lain dari akun Threads @camllaily, ia menyatakan bahwa mantan karyawan selalu ditekan dengan UU ITE jika mencoba untuk memviralkan di media sosial.

‎“Eks karyawan bener-bener diteken banget terkait UU ITE dan bener-bener dihajar banget mentalnya perkara kita minta hak yang belum dibayarkan selama kurang lebih 4 bulan,” tulisnya, dikutip pada Senin, 25 Mei 2026.

‎“Enggak bisa langsung spill kalau dari internal aja diancam UU ITE dan gaji nggak akan dikeluarin,” sambungnya.

‎Akun Threads lainnya, @rusitafry, membagikan tangkapan layar chat dengan seseorang yang mengaku sebagai mantan karyawan WO Marwah.

‎“Saya mau nagih gaji juga bingung harus gimana, hampir semua karyawan belum digaji,” tulis dalam pesan chat tersebut.

‎Senada dengan hal tersebut, muncul pengakuan dari akun Threads @almaidaazraa yang mengungkapkan bahwa gaji adiknya yang pernah tergabung dalam WO tersebut telat seminggu.

‎‎“Bahkan klien juga banyak yang komplain tentang deposit dan kompensasi yang enggak balik-balik. Banyak yang enggak digaji, sopir-sopirnya juga enggak digaji, kalau komplain ke Marwah selalu bawa UU ITE,” tulisnya.

‎Adapun para korban pun telah mendatangi gudang dan rumah owner yang kini sudah ditinggalkan serta berupaya membuat laporan ke pihak berwajib. (Bill)

Penulis : Abil

Berita Terkait

Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.
Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM
Jelang Porprov Kepri, KONI Anambas Cek Kesiapan Venue Olahraga.
FPK Karimun Gelar Penyerahan Sembako, Perkuat Pembauran Antar-Suku
Bupati Karimun Buka Turnamen Sepak Bola IPB Cup IX di Pulau Buru, Dorong Lahirnya Talenta Baru dan Sport Tourism
APPEKNAS Siap Gelar MUNAS IV, Usung Transformasi Kontraktor Nasional Menuju Industri Konstruksi Modern
Bupati Aneng Gandeng KKP RI, Program Kampung Nelayan Merah Putih Disiapkan untuk Anambas
SEKDA ANAMBAS TEKANKAN KOMITMEN PEMERINTAH DAERAH MENJAGA KEBERLANJUTAN LAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:21 WIB

Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:11 WIB

Jelang Porprov Kepri, KONI Anambas Cek Kesiapan Venue Olahraga.

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:15 WIB

Bupati Karimun Buka Turnamen Sepak Bola IPB Cup IX di Pulau Buru, Dorong Lahirnya Talenta Baru dan Sport Tourism

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

APPEKNAS Siap Gelar MUNAS IV, Usung Transformasi Kontraktor Nasional Menuju Industri Konstruksi Modern

Berita Terbaru

error: Content is protected !!