Insiden Robohnya Atap MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sragen, Diduga karena Usia Bangunan yang Tua

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden atap MTs Muhammadiyah 4 Bulu,Sragen ambruk saat sedang KBM. (Instagram/pmikabsragen)

Insiden atap MTs Muhammadiyah 4 Bulu,Sragen ambruk saat sedang KBM. (Instagram/pmikabsragen)

Jawa Tengah,lancangkuningnews.com – Insiden atap sekolah ambruk terjadi di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah 4 Bulu, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah pada Selasa pagi, 12 Mei 2026.

‎Menurut keterangan dari PMI Kabupaten Sragen, peristiwa tersebut terjadi ketika sedang kegiatan belajar mengajar di pagi hari, sekitar pukul 07.15 WIB di ruang kelas 7.

‎Saat itu, para siswa sedang belajar pelajaran Bahasa Inggris dengan guru bernama Nurul Eka Ismiyati dan tiba-tiba atap langsung roboh.

‎Dalam video yang beredar di media sosial, tampak kayu bagian atap dan genteng berserakan di lantai kelas, membuat seluruh bagian atap terbuka.

‎Kayu Bagian Atap Diduga Lapuk

‎Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari yang datang ke lokasi menyatakan bahwa pihak Kepolisian akan melakukan penyelidikan terkait penyebab robohnya atap kelas.

‎Namun, diduga kuat karena atap yang sudah lapuk mengingat usia sekolah yang sudah dibangun sejak tahun 1978.

‎“kalau tadi kami lihat memang bangunan ini kan bangunan tua. Jadi, bangunan pada saat pertama dibangun tahun 78 kemudian sempat direnovasi tahun 2000. Sejak tahun 2000 sampai dengan sekarang berarti kan sudah sekitar 26 tahun ya. Belum ada renovasi lagi,” ucap Dewiana dalam keterangannya kepada awak media di likasi kejadian.

‎“Memang kalau dilihat tadi sudah lapuk semua itu bagian atapnya. Itulah yang tadi diambil oleh tim dari Satreskrim untuk dijadikan bahan bukti untuk penyelidikan lebih lanjut,” sambungnya.

‎7 Siswa dan 1 Guru jadi Korban

‎Sementara itu, dalam insiden ini setidaknya 8 orang menjadi korban yang terdiri dari 7 siswa dan satu guru.

‎“Satu siswa mengalami fraktur terbuka tungkai bawah kaki kanan, 6 siswa mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh dan hematoma atau benjol disertai memar pada kepala dan dahi. Sedangkan satu orang guru mengalami shok dan lemas,” terang pihak PMI.

‎Setelah dilakukan evaluasi untuk penyelamatan dari bawah reruntuhan, para korban langsung dibawa fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.

‎Sebanyak 7 orang dibawa ke IGD RSUD Sragen dan 1 orang lainnya dibawa ke IGD RSI Amal Sehat Sragen.

‎Kini, sebagian gedung yang atapnya ambruk sudah dipasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

‎Pihak Kepolisian juga mengimbau agar sekolah bertanggung jawab terkait pemeliharaan gedung agar insiden serupa tidak kembali terjadi. (Bill)

Berita Terkait

Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.
Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM
Jelang Porprov Kepri, KONI Anambas Cek Kesiapan Venue Olahraga.
FPK Karimun Gelar Penyerahan Sembako, Perkuat Pembauran Antar-Suku
Bupati Karimun Buka Turnamen Sepak Bola IPB Cup IX di Pulau Buru, Dorong Lahirnya Talenta Baru dan Sport Tourism
APPEKNAS Siap Gelar MUNAS IV, Usung Transformasi Kontraktor Nasional Menuju Industri Konstruksi Modern
Bupati Aneng Gandeng KKP RI, Program Kampung Nelayan Merah Putih Disiapkan untuk Anambas
SEKDA ANAMBAS TEKANKAN KOMITMEN PEMERINTAH DAERAH MENJAGA KEBERLANJUTAN LAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:21 WIB

Anambas Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran Dana Desa se-Kepri.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:18 WIB

Putri Anambas Resmi Sandang Gelar Dokter, Bupati Aneng: Investasi Terbaik Adalah SDM

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:11 WIB

Jelang Porprov Kepri, KONI Anambas Cek Kesiapan Venue Olahraga.

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:15 WIB

Bupati Karimun Buka Turnamen Sepak Bola IPB Cup IX di Pulau Buru, Dorong Lahirnya Talenta Baru dan Sport Tourism

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

APPEKNAS Siap Gelar MUNAS IV, Usung Transformasi Kontraktor Nasional Menuju Industri Konstruksi Modern

Berita Terbaru

error: Content is protected !!